Arsip Kategori: Nasional

Gempa Susulan Kembali Guncang Cianjur, Jumat Dini Hari

JOURNALPOS – Dua gempa susulan tercatat terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat 25 november 2022 dini hari.

Tidak terlalu banyak warga yang berhamburan keluar ke jalan saat gempa terasa. Namun, sumir-sumir suara warga yang sadar akan gempa cukup terdengar.

Merujuk pada laporan di situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan pertama terjadi pada pukul 01.44 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,1.

Pusat gempa berada di darat 12 KM Barat Daya Cianjur dengan kedalaman 10 kilometer. Koordinat gempa berada di 6,89 Lintang Selatan – 107,05 Bujur Timur.

Kemudian, gempa tercatat terjadi lagi pada pukul 03.51 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,4. Pusat gempa berada di darat 7 KM Barat Daya Cianjur dengan kedalaman 6 KM. Koordinat gempa berada di 6,85 Lintang Selatan – 107,08 Bujur Timur.

Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono lewat unggahannya di Twitter, gempa susulan yang terjadi sampai 25 November pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 236 kali. Gempa susulan yang terjadi berkekuatan paling besar magnitudo 4,2 dan paling kecil magnitudo 1,2.

Sementara gempa yang mengguncang Cianjur awalnya terjadi pada Senin (21/11) dengan kekuatan magnitudo 5,6. Gempa berpusat di darat dengan kedalaman 10 KM.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), per Kamis (24/11), jumlah korban tewas akibat gempa Cianjur mencapai 272 orang. Puluhan orang belum ditemukan. Selain itu, puluhan ribu warga juga mengungsi karena tempat tinggal rusak.***

Intensitas Gempa Susulan di Cianjur Terus Melandai, BMKG Himbau Masyarakat Jangan Panik

JOURNALPOS – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan intensitas gempa susulan di Kabupaten Cianjur akan semakin melandai dalam waktu empat hari kedepan sejak 22 November yang lalu.

Hingga Tanggal 23 November 2022 Pukul 08.00 WIB, jumlah gempa susulan yang tercatat BMKG ada sebanyak 162 gempa dengan magnitudo terbesar 4.2 dan terkecil pada magnitudo 1.2. Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Gempa itu dirasakan di sejumlah provinsi di Jawa Barat, Banten, juga DKI Jakarta.

“Gempa-gempa susulan itu sebagian besar tidak dirasakan, dan yang bisa mencatat adalah alat, dan ada beberapa yang dapat dirasakan. InsyaAllah, dalam kurun waku empat hari kedepan, gempa-gempa susulan tersebut sudah reda dan stabil,” ungkap Dwikorita di Cianjur, Rabu (23/11).

Dwikorita mengatakan, memasuki puncak musim penghujan, BMKG mengimbau kepada pemerintah daerah setempat dan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam ikutan seperti longsor dan banjir bandang yang membawa material-material reruntuhan lereng akibat gempa M5.6.

“Saat ini curah hujan sedang meningkat menuju puncaknya di bulan Desember hingga Januari nanti, jadi harus diwaspadai kemungkinan terjadinya bencana ikutan usai gempa kemarin. Material lereng yang runtuh seperti tanah, batu, pohon, kerikil, dan lainnya harus dibersihkan agar tidak terbawa air dan menjadi banjir bandang. Hal ini pernah terjadi saat gempa Palu dan Pasaman Barat,” ujarnya.

Dwikorita juga mengimbau saat proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan semestinya menggunakan struktur bangunan tahan gempa. Menurutnya, banyaknya korban meninggal dan signifikannya kerusakan yang terjadi pada saat gempa tektonik bermagnitudo 5,6 selain akibat gempa dangkal juga akibat struktur bangunan di wilayah terdampak tidak memenuhi standar tahan gempa.

“Mayoritas bangunan yang terdampak karena dibangun tanpa mengindahkan struktur aman gempa yang menggunakan besi tulangan dengan semen standar. Akibatnya, bangunan tersebut tidak mampu menahan guncangan gempa,” paparnya.

“Perlu dipahami, bahwa banyaknya korban jiwa dan luka-luka dalam gempabumi Cianjur bukan diakibatkan guncangan gempabumi, melainkan karena tertimpa bangunan yang tidak sesuai dengan struktur tahan gempabumi,” tambah dia.

Khusus untuk pemukiman warga di daerah lereng-lereng dan perbukitan, kata Dwiokorita, maka opsi relokasi harus dipertimbangkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Mengingat berdasarkan analisa yang dilakukan BMKG, gempa di Cianjur merupakan gempa yang berulang setiap 20 tahunan dan kemungkinan dapat terjadi kembali. Sementara, topografi di wilayah lereng dan perbukitan tersebut tidak stabil dengan kondisintanah yg rapuh atau lunak dan sering jenuh air akibat curah hujan yg cukup tinggi.

Lebih lanjut, Dwikorita menyampaikan bahwa saat ini BMKG tengah melakukan survei untuk mengidentifikasi wilayah mana saja yang aman terhadap guncangan gempa. BMKG juga akan memadukan data yang dimiliki dengan PVMBG terkait wilayah rawan gempa dan rawan longsor guna mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi usai gempabumi.

“Kepada masyarakat yang ada di pengungsian maupun di rumah, kami mengimbau untuk tetap tenang. Jangan percaya dengan kabar, berita, maupun informasi yang tidak jelas asal muasalnya yang justru menambah kecemasan. Pastikan informasi resmi hanya dari BMKG melalui kanal-kanal komunikasi resmi. InsyaAllah, kondisi di Cianjur saat ini semakin stabil,” pungkasnya.***

Gempa Berkekuatan 5,6 Magnitudo Guncang Cianjur Jawa Barat

JOURNALPOS – Gempa berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada senin 21 november 2022, gempa terjadi sekira pukul 13. 21 WIB.

Sebanyak 162 orang meninggal dunia, 326 luka berat/ringan akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan 2345 rusak besar saat gempa mengguncang wilayah tersebut.

Berdasarkan data BMKG, gempa yang terjadi pada kedalaman gempa 10 kilometer (km) dengan koordinat 6,84 lintang selatan (LS) -107,05 bujur timur (BT) itu terasa hingga Jakarta.

Gempa tersebut diduga akibat dari pergerakan Sesar Cimandiri. BMKG menyebut gempa berpusat di sekitar Sukabumi-Cianjur yang terjadi akibat patahan geser.

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis peringatan BMKG di laman resminya.

BMKG juga memastikan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 5,6 dengan kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami. “Tidak berpotensi tsunami,” jelas BMKG.

BMKG menyebut getaran gempa dirasakan hingga Bogor dan Jakarta. Getaran gempa membuat sejumlah gedung perkantoran di Jakarta berguncang.

BMKG memperbaharui informasi mengenai gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, yang dirasakan dalam skala V MMI.***

7 Merek Obat Baru Paracetamol Sirup dan Drop Picu Gagal Ginjal Akut

JOURNALPOS – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengaku menemukan obat baru yang terindikasi menggunakan senyawa etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol butil ether (EGBE).

Obat-obatan tersebut mengandung cairan kimia berbahaya melebihi ambang batas sehingga bisa memicu gagal ginjal akut yang mayoritas pengidapnya adalah anak-anak.

Kepala BPOM Penny K Lukito menyebutkan obat itu berupa paracetamol drop dan paracetamol sirup yang diproduksi PT Afi Farma.

“Kami telah menemukan produksi sirup obat parasetamol drop dan parasetamol sirup rasa peppermint PT Afi Farma,” kata Penny dalam konferensi pers di Serang, Banten, Senin 31 Oktober 2022.

Dalam keterangannya, Penny tidak membeberkan merek dagang obat tersebut. Namun dikatakannya ada tujuh produk obat PT Afi Farma yang mengandung cemaran EG dan DEG di atas ambang batas.

Cemaran dari dua senyawa tersebut bisa mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

Atas temuan itu, BPOM memutuskan untuk menahan sekaligus menarik obat-obatan produksi perusahaan farmasi tersebut dari pasaran agar tidak dikonsumsi masyarakat.

“Ada tujuh produk dari PT Afi Farma yang mempunyai kadar melebihi standar dan kadar bahan baku melebihi ambang batas. Sehingga kami hold produksinya,” ucap Penny.

Obat produksi PT Afi Farma yang berbahaya tersebut merupakan hasil temuan baru yang dilakukan BPOM bersama Bareskrim Polri.

Sebelumnya, BPOM telah menindak dua perusahaan lain, yakni PT Yarindo Farmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries yang diduga telah melakukan tindak pidana usai menggunakan senyawa EG dan DEG melebihi ambang batas pada obat sirup yang dipasarkan.

Bahkan, kedua perusahaan tersebut telah diberikan sanksi administratif dan ancaman sanksi pidana atas pelanggaran yang dilakukan.

BPOM memutuskan mencabut izin edar, menghentikan distribusi, menarik kembali, dan memusnahkan produk-produk dari dua perusahaan tersebut.

Selain itu, keduanya juga diancam sanski pidana atas dugaan memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi tidak sesuai dengan standar keamanan, manfaat, khasiat, dan mutu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36/2009 tentang kesehatan, pasal 196, pasal 98 ayat 2 dan 3, dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Dan Pasal UU Perlindungan Konsumen terkait kandungan EG dan DEG, yakni Pasal 62 ayat 1 pasal 18 dan UU RI Nomor 8 dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda Rp2 miliar.***

Dirut PLN Ungkap Peran Penting Generasi Milenial Dukung Transisi Energi di RI

JOURNALPOS – PT PLN (Persero) mengajak generasi milenial aktif mendukung upaya transisi energi guna mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, dalam proses transisi energi, kapasitas nasional dan kemampuan teknis yang baru merupakan hal yang sangat penting.

“Kalau bisa membangun kapasitas nasional, maka transisi energi ini bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan membangun bangsa di masa depan Indonesia dan itu ada di pundaknya adik-adik mahasiswa di sini,” kata Darmawan dalam acara #DemiIndonesia, di Jakarta, Sabtu (29/10/2022).

Dalam hal ini, PLN berkomitmen merealisasikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030. Diharapkan, akan ada tambahan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) 20,9 gigawatt (GW) atau 51,6 persen dari total penambahan pembangkit. PLN juga memastikan tidak  akan melakukan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) baru.

Darmawan mengakui upaya membangun pembangkit yang berbasis EBT tidaklah mudah. Namun ia meyakini, dengan bantuan dan pikiran kreatif dari generasi milenial, Darmawan percaya tantangan ini bisa diselesaikan.

“Kalau energi terbarukan yang sifatnya intermiten butuh baterai. Misalnya tenaga angin, kalau anginnya kencang ya mutarnya kencang, listrik yang dihasilkan banyak. Energi matahari, paling bagus hanya jam 10 sampai jam 12. Makanya kita butuh baterai. Inovasi ini bukan dilakukan oleh generasi yang umurnya 50-60 tahun, inovasi ini dilakukan generasi milenial,” jelas Darmawan.

Selain itu, PLN juga mendorong penggunaan kendaraan bermotor listrik di Indonesia untuk menekan emisi karbon di sektor transportasi. Dukungan ini dilakukan dengan menghadirkan program kolaborasi atau franchise infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

PLN juga melakukan transformasi di bidang pelayanan. Lewat aplikasi New PLN Mobile pelayanan kepada pelanggan kini semakin baik. “Semua proses yang berbelit kita sederhanakan. Insya Allah prosesnya jauh lebih cepat,” kata Darmawan.***

Lawan Mengerikan Yang Harus Dihadapi Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 2023

JOURNALPOS – Timnas Indonesia U-20 tergabung di Grup A Piala Asia U-20 2023 yang bakal digelar di Uzbekistan pada 1 hingga 18 Maret 2023. Melihat lawan-lawan yang harus dihadapi, Tim Garuda Nusantara harus bekerja keras untuk bisa melangkah jauh.

Berada di Grup A Piala Asia U-20 2023, Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi tuan rumah Uzbekistan, Irak, dan Suriah. Melihat lawan yang datang dari Asia Tengah dan Barat itu, Timnas Indonesia U-20 jelas tidak akan bisa bersantai di putaran final Piala Asia U-20 itu.

Meski Timnas Indonesia U-20 datang dari pot kedua sebelum drawing Piala Asia U-20 2023, tapi boleh dibilang dua dari tiga tim yang harus dihadapi adalah lawan yang jauh lebih kuat.

Dua lawan yang dimaksud adalah tim tuan rumah Uzbekistan dan Irak. Kedua tim tersebut punya pengalaman dan jam terbang yang cukup tinggi dalam keikutsertaan di Piala Asia U-20.

Seperti apa jejak perjalanan Uzbekistan dan Irak jika bicara soal Piala Asia U-20.

Uzbekistan kini berstatus sebagai tuan rumah sehingga lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023 secara otomatis. Namun, sebelumnya Uzbekistan punya perjalanan yang cukup apik di ajang Piala Asia U-20 yang sebelumnya bernama Piala AFC U-19.

Setelah jarang lolos ke putaran final sebelum 2000, Uzbekistan langsung melesat dan menjadi tim peringkat keempat di Piala AFC U-19 2002. Uzbekistan tiga kali melangkah hingga perempat final, yaitu pada 2004, 2010, dan 2016.

Sementara itu, 2008 adalah edisi terbaik bagi Uzbekistan yang berhasil melangkah hingga ke final. Sayang, Uzbekistan harus menyerah 1-2 dari Uni Emirat Arab yang berhasil menjadi juara pada edisi yang digelar di Arab Saudi itu.

Selain itu, pada 2012 dan 2014, Uzbekistan berhasil melangkah hingga semifinal dan menjadi tim peringkat ketiga bersama Australia pada 2012 dan Myanmar pada 2014.

Dalam gelaran terakhir Piala AFC U-19 yang digelar di Indonesia pada 2018 lalu, Uzbekistan harus absen karena gagal lolos.

Dan setelah edisi 2020 dibatalkan karena pandemi COVID-19, Piala Asia U-20 2023 akan menjadi momen kebangkitan bagi Uzbekistan yang juga menjadi tuan rumah.

Irak adalah tim kedua yang juga patut diwaspadai oleh Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2023 nanti. Irak memang sudah lama tidak menorehkan prestasi di ajang ini, tapi mereka memiliki sejarah manis di Piala AFC U-19 yang ingin mereka ulang dalam beberapa tahun terakhir.

Irak tercatat sudah menjadi lima kali menjadi juara di Piala AFC U-19, yaitu pada 1975, 1977, 1978, 1988, dan 2000. Setelah gagal lolos di edisi 2002, Irak tak pernah absen di Piala AFC U-19, mulai dari 2004 hingga 2018.

Irak berhasil mencapai final pada Piala AFC U-19 2012 tapi kalah adu penalti dari Korea Selatan di laga final.

Dengan sejarah tersebut, Irak jelas bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata oleh Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2023 mendatang.***

Timnas Indonesia Akan Satu Grup Dengan Tuan Rumah Uzbekistan di Piala Asia U-20 2023

JOURNALPOS – Indonesia berada dalam Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan pada Piala Asia U-20 2023 yang digelar 1-18 Maret 2023, berdasarkan pengundian oleh AFC di Tashkent, Uzbekistan, Rabu (26/10/2022).

Diunggah di laman AFC, Rabu, Indonesia juga akan bersaing dengan dua tim Asia Barat di Grup A yaitu Suriah dan Irak. Uzbekistan merupakan tim yang tak bisa dipandang sebelah mata karena selain tuan rumah mereka juga berstatus sebagai peringkat kedua Piala Asia U-19 2008.

Seperti diketahui, sebelum edisi 2023, kompetisi tersebut masih bernama Piala Asia U-19. Sementara, meski hanya menjadi runner up pada kualifikasi, Irak dan Suriah adalah tim kuat di kawasan Asia Barat.

Irak merupakan pemegang lima gelar juara Piala Asia U-19 yakni pada tahun 1975, 1977, 1978, 1988 dan 2000. Sementara Suriah merebut kampiun turnamen itu pada 1994.

Berikut hasil lengkap undian grup Piala Asia U-20 2023:

Grup A: Uzbekistan, Indonesia, Irak dan Suriah.
Grup B: Korea Selatan, Tajikistan, Yordania dan Oman.
Grup C: Qatar, Australia, Vietnam dan Iran.
Grup D: Arab Saudi, Jepang, China dan Kyrgyztan.

Indonesia sejatinya juga pernah menjadi yang terbaik dalam turnamen itu pada 1961. Terakhir, pada Piala Asia U-19 2018, Indonesia menembus babak perempat final.

Pada Piala Asia U-20 2023, Indonesia menjadi satu dari dua wakil ASEAN. Wakil ASEAN lain, Vietnam, berada di Grup B bersama Qatar, Australia dan Iran.

Timnas U-20 Indonesia, yang dilatih Shin Tae-yong, terus mempersiapkan diri menuju Piala Asia U-20 2023 tersebut. Saat ini, skuad berjuluk Garuda Nusantara sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Turki, sebelum melanjutkan aktivitas ke Spanyol.

TC di Turki akan bergulir mulai 16 Oktober sampai 4 November 2022, sementara di Spanyol hingga 4 Desember 2022.***

KJRI Jeddah Jalin Kerjasama Dengan 7 Universitas Terkemuka Di Indonesia

JOURNALPOS – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menjalin kerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair) di bidang pendidkan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia. Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di Gedung Rektorat Unair, Surabaya pada Rabu (26/10/2022).

Konjen RI Jeddah, Eko Hartono menjelaskan, selain dengan Unair, kerja sama serupa juga dijalin dengan beberapa universitas lainnya di Indonesia. Yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Eko menjelaskan, kerja sama yang dijalin di antaranya memfasilitasi kerja sama antara universitas di Indonesia dengan universitas di Arab Saudi yang meliputi penelitian bersama hingha pertukaran pelajar. “Beberapa universitas di Arab Saudi memiliki peringkat yang baik di dunia. Sepert King Abdul Aziz University Jeddah dan King Abdullah University of Science & Technology Jeddah,” kata Eko.

Eko melanjutkan, kerja sama ini juga bertujuan untuk lebih mempromosikan pendidikan tinggi di Indonesia kepada mahasiswa Arab Saudi. Keunggulan dalam berbagai bidang studi universitas di Indonesia diharapkan dapat menarik minat mahasiswa Arab Saudi untuk menempuh studi di Indonesia.

“Terlebih antara masyarakat Indonesia dan Arab Saudi telah memiliki kedekatan historis dan emosional, sehingga peluang terjadinya pertukaran mahasiswa terbuka lebar,” ujarnya.

Eko juga berharap, kerja sama yang terbangun antara KJRI Jeddah dengan beberapa universitas terkemuka di Indonesia dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada putra-putri Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi untuk dapat meneruskan pendidikan tinggi di Indonesia. Eko menhungkapkan, permasalahan utama putra-putri PMI di Arab Saudi adalah tidak memiliki dokumen keimigrasian dan kependudukan.

Eko menjelaskan, banyak PMI di Arab Saudi yang berasal dari keluarga kurang mampu dan lama tinggal di sana secara illegal. Akibatnya, anak-anak PMI tersebut hanya dapat bersekolah di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM), karena sekolah lokal di Arab Saudi tidak mau menerima siswa berstatus overstayer.

Hal itu, lanjut Eko, yang membuat peluang anak-anak PMI meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi sangat terbatas. Padahal secara alademis, banyak dari anak-anak PMI berprestasi secara akademis. “Kerja sama ini diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan di kalangan PMI, sehingga tidak perlu menjadi pemukim illegal di luar negeri,” kata Eko.

Eko pun menegaskan kesiapannya menerima mahasiswa universitas di Indonesia yang bermaksud melakukan magang, praktik kerja lapangan (PKL) di KJRI Jeddah ataupun kegiatan akademik lainnya. Begitupun ketika ada dosen yang ingin melakukan penelitian, KJRI Jeddah siap menjembatani untuk membangun relasi dengan perguruan tinggi yang ada di Arab Saudi.

Rektor Unair Mohammad Nasih menyambut baik kerja sama yang dijalin. Terutama di bidang pendidikan yang menurutnya cakupannya sangat luas. Unair diakuinya sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Arab Saudi, baik itu di bidang penelitian maupun pertukaran pelajar.

“Kami sudah minta ke Pak Konjen kita akan terhubungkan dengan berbagai perguruan tinggi di Jeddah. Banyak kegiatan termasuk riset dan lain-lain yang bisa dilakukan bersama,” kata Nasih.

Nasih pun menanggapi permasalahan yang dialami siswa-siswi lulusan SIJ dan SIM yang terkadang kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena permasalahan dokumen kependudukan. Nasih mengatakan, untuk mengikuti SNMPTN dan SBMPTN kemungkinan mereka akan kesulitan, tetapi ada jalur lain yang bisa dimanfaatkan.

Kan katanya kadang-kadang gak punya NIK, sehingga gak punya daftar secara reguler di SNMPTN. Tapi kan di jalur lain tetap kita buka peluang-peluang,” kata Nasih.***

Respon Mendikbud Soal Penghapusan PR Siswa SD dan SMP di Surabaya

JOURNALPOS – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghapus pekerjaan rumah (PR) bagi pelajar SD dan SMP yang akan berlaku mulai 10 November 2022.

Adanya rencana itu direspons baik oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.

Menurut dia, siswa di sekolah tidak perlu diberikan pekerjaan rumah yang banyak, khususnya siswa SD. Itu karena akan memberatkan mereka.

“Tidak perlu ada PR rutin, seperti tugas dari LKS (lembar kerja siswa). Itu sangat mengambil waktu,” ucap Nadiem, Senin (24/10/2022).

Sekolah, kata dia, seharusnya bisa menyesuaikan minat dan bakatnya masing-masing dari siswa SD.

“Jadi yang menurut mereka interest saja, terutama ini untuk siswa SD,” tegas dia.

Nadiem menyebut, PR yang diberikan kepada siswa itu harus ringan, seperti meningkatkan kapasitas membaca.

“Karena PR merupakan bagian dari project, kalau tidak ambil ekstrakurikuler, mereka pasti senang,” tutur dia.

Meski menyambut baik rencana penghapusan PR bagi siswa SD dan SMP di Surabaya, tetapi keputusan itu dikembalikan lagi ke masing-masing pemerintah daerah (Pemda), seperti yang dilakukan di Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa kegiatan mengerjakan PR yang selama ini dilakukan di rumah akan digantikan dengan dua jam pelajaran yang digunakan untuk pendalaman karakter siswa.

“Contohnya, jam belajar yang selesai pukul 12.00 WIB akan dilanjutkan pendalaman karakter sampai pukul 14.00 WIB,” ucap dia.

Eri mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut akan dimulai pada 10 November 2022, yakni bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Dia meminta sekolah agar PR tidak membebani siswa. Sebab, Pemkot Surabaya tengah mengedepankan proses pertumbuhan karakter siswa.

“Sebetulnya PR itu jangan membebani anak-anak, tapi yang saya ubah PR itu adalah untuk kegiatan pembentukan karakter. Saya harap meskipun ada PR, tapi tidak terlalu berat dan terlalu banyak, yang penting adalah pertumbuhan karakter mereka,” kata Eri.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, pihaknya sangat serius untuk mengurangi beban siswa dalam hal menghapus PR.

“Jam belajar selesai pukul 12.00 WIB dan pendalaman sampai pukul 14.00 WIB. Artinya, dua jam sudah efektif, anak-anak bisa mengikuti pola pembelajaran melalui pengambangan bakat masing-masing. Ada lukis, menari, mengaji, dan lainnya,” ucap Yusuf.***

PR Siswa SD dan SMP Di Surabaya Dihapus, Jadi Pro Kontra Wali Murid

JOURNALPOS – Dinas Pendidikan Surabaya akan membebaskan pekerjaan rumah atau PR. Bebas PR ini akan diterapkan untuk mengurangi beban tugas kepada pelajar SD dan SMP. Sehingga waktu belajar anak hanya di sekolah saja.

Beragam respons para orangtua atau wali murid wacana soal bebas PR untuk anak-anaknya yang masih duduk di bangku SD-SMP. Ada yang setuju, ada pula yang tidak setuju.

Anggraini, ibu dari siswa yang sekolah di SDN Manukan Kulon kelas 6 menolak jika PR dihapus. Sebab, waktu anak lebih banyak di rumah. Jika tidak diberikan PR, anak akan makin banyak bermain daripada belajar.

“Tidak setuju, karena tidak full day. Anak-anak SD butuh PR biar belajar di rumah karena ada banyak waktu. Bisa mengulang pelajaran yang didapat di sekolah, waktunya juga lebih banyak di rumah. Karena kalau nggak ada PR banyak mainnya, karena lebih banyak waktu luang di rumah,” kata Anggra saat dikonfirmasi, Kamis (20/10/2022).

Tak jauh berbeda dengan Nana (45) warga Jalan Bung Tomo Ngagel. Wali murid siswa SD Negeri tidak setuju dengan penghapusan PR. Menurutnya, dengan adanya PR ini bisa menstimulus otak anak untuk berfikir, asal PR-nya tidak berat. Sebab, kalau anak sudah pegang gadget di rumah susah untuk dilepas.

“Akhirnya uring-uringan (Para orangtua). Iya kalau punya uang disibukkan dengan les sana sini. Nah kalau yang pas-pasan ya anaknya di rumah saja. Pulang sekolah ya main bersama teman dan ngegame. Nanti salah pergaulan lagi, ngenes lagi orang tuanya. Saya nggak setuju,” tandasnya.

Sementara Catur Irawan warga Banyu Urip, ayah siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang kelas 7. Dia mengaku setuju dengan kebijakan Pemkot Surabaya menghapus PR, karena waktu anak lebih banyak di sekolah dari pagi hingga sore.

“Setuju, karena full day terus dikasih PR istirahatnya kapan. Buat dia santai nggak ada. Jadi tugas diselesaikan di sekolah. PR terus setiap hari (diberikan),” kata Catur kepada detikJatim.

Sama halnya dengan Desi warga Manukan. Orangtua siswa SMPN 3 kelas 9 ini setuju PR ditiadakan. Apalagi digantikan dengan pendidikan karakter.

“Setuju untuk pendidikan karakter, karena anak saya full day pulangnya jam 15.00 WIB. Pendidikan karakter perlu sekali. Kalau dikasih PR itu waktunya tersita lagi, biar ada istirahatnya di rumah. Kemarin nggak ada PR,” jelasnya.

Begitu pula dengan Dadang warga Medokan Ayu. Ayah dari siswa SD Muhammadiyah 27 kelas 4 ini mengharapkan bebas PR ini membuat anaknya sedikit rileks.

“Setuju, kalau yang sekolah full day. Tapi kalau nggak full day dikasih PR nggak papa. Karena kasihan pulangnya sore,” ujar Dadang.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh akan menghapus PR pelajar SD dan SMP. Sehingga, waktu belajar anak hanya di sekolah.

Menurut dia, dengan penghapusan PR ini diharapkan siswa SD dan SMP bisa menggunakan waktunya untuk melakukan aktivitas lain. Seperti membantu orang tua hingga mengaji di Taman Pendidikan Al-Quran (TPA).

Sedangkan di sekolah, selain belajar akademik, juga akan fokus pada pembentukan karakter siswa. Seperti bagaimana cara mereka dalam menyelesaikan permasalahan dengan teman sebayanya.***

Ada Plat Nomor Berwarna Hijau, Begini Fungsi dan Penjelasannya

JOURNALPOS – Bagi sebagian besar masyarakat banyak yang belum memahami perubahan plat nomor kendaraan yang sebelumnya hanya ada plat dengan dasar hitam tulisan putih dan plat dasar warna merah tulisan putih.

Kini kepolisian tidak hanya mengeluarkan plat dasar putih tulisan hitan. Namun  sudah diperkenalkan juga pelat nomor dengan warna dasar hijau tulisan hitam.

Ternyata, pelat nomor warna hijau ini hanya berlaku untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) dan tidak berlaku bagi area di luarnya.

Adapun yang termasuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) adalah Batam, Bintan dan Karimun akan menggunakan pelat warna dasar hijau tulisan hitam itu.

Perbedaan warna pelat nomor kendaraan tersebut berdasarkan Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Peraturan tersebut berisikan tentang pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

Artinya, tidak ada kendaraan bermotor yang boleh dioperasionalkan atau dimutasikan dari kawasan FTZ ke wilayah Indonesia lainnya.

Kendaraan yang menggunakan pelat berwarna hijau merupakan kendaraan yang tidak terkena bea masuk.

Sementara kendaraan yang berasal dari luar negeri dan membayar bea masuk, akan menggunakan pelat yang sama dengan kendaraan lainnya.

Agar tidak keliru, berikut adalah empat jenis TNKB atau pelat nomor yang ada di Indonesia mengacu pada Perkap Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Regident Ranmor lalu menjadi Perpol Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Warna Dasar Putih dengan Tulisan Hitam
TNKB ini merupakan pelat untuk kendaraan bermotor perseorangan, badan hukum, Perwakilan Negara Asing (PNA) dan Badan Internasional.

Warna Dasar Kuning dan Tulisan Hitam
Adapun pengguna TNKB dengan warna dasar kuning dan tulisan hitam adalah kendaraan bermotor umum, baik kendaraan barang maupun angkutan penumpang.

Warna Dasar Merah dengan Tulisan Putih
Tidak jarang masyarakat menyebut TNKB ini dengan istilah pelat dinas.

Pasalnya, TNKB berwarna dasar merah dengan tulisan putih ini untuk kendaraan bermotor instansi pemerintah.

Warna Dasar Hijau dan Tulisan Hitam
TNKB berwarna hijau dengan tulisan hitam untuk kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas yang mendapat fasilitas pembebasan bea masuk atau berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sedangkan untuk kendaraan listrik, Korlantas Polri sudah menentukan pembeda TNKB-nya dengan memasang tanda tambahan khusus berupa warna biru di tepi bawah pelat motor.***

KAI Lakukan Upaya Intensif untuk Keselamatan Perjalanan Kereta Api, Antisipasi di Musim Penghujan

JOURNALPOS – Mengantisipasi datangnya musim penghujan, PT KAI atau Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang secara intensif melakukan upaya dalam meminimalisir potensi bahaya yang dapat terjadi dan mengganggu perjalanan kereta api.

Langkah yang dilakukan PT KAI diantaranya melakukan pemetaan daerah rawan di wilayah Daop 4 Semarang, sehingga titik titik tersebut dapat dipantau dan dijaga oleh petugas.

“Petugas tersebut secara bergantian bersiaga selama 24 jam untuk terus memantau daerah rawan bencana. Para petugas juga dapat langsung melakukan tindakan jika terjadi masalah pada jalur rawan tersebut,” ungkap Kepala Daop 4 Semarang KAI, Wisnu Pramudyo.

Di wilayah Daop 4 Semarang sendiri, di tahun 2022 terdapat 36 titik rawan dengan rincian 6 titik rawan banjir, 7 titik rawan longsor, 13 titik rawan amblas, dan 10 titik rawan lainnya.

Selain itu, Daop 4 Semarang juga secara rutin melaksanakan pemeriksaan lintas dengan berjalan kaki oleh jajaran Top Manajemen yang dilakukan setiap minggunya.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lintas jalur KA sekaligus mengantisipasi dan melakukan tindak lanjut terkait hal-hal yang dapat membahayakan perjalanan KA.

Langkah lainnya yaitu dengan melakukan normalisasi saluran air di kanan kiri jalur KA dari tumpukan sampah, sterilisasi jalur KA dari pepohonan yang mengganggu jarak pandang masinis, serta perkuatan pondasi jalur rel dengan penambahan balas serta pembuatan trucuk dari rel dan penahan dengan menggunakan karung diisi tanah pada daerah rawan longsor maupun banjir.

KAI juga menyiagakan alat material untuk siaga (AMUS) di 22 titik di berbagai stasiun yang berdekatan dengan daerah rawan wilayah Daop 4 Semarang.

AMUS yang disiapkan tersebut berupa pasir dalam kantong karung, bantalan rel, perancah dari besi untuk penahan pondasi jalur, dan lainnya. Sejumlah peralatan ringan hingga alat berat seperti Multi Tie Tamper (MTT) juga disiagakan untuk merawat kondisi jalur rel agar tetap laik dilintasi kereta api.

“KAI berkomitmen untuk terus bersiaga dan melakukan perawatan maupun perbaikan jalur agar perjalanan kereta api di seluruh area kerja KAI senantiasa lancar dan selamat,” tutup Wisnu.***