Arsip Tag: Ukraina

Bukan Uang Tunai! Supermarket di Ukraina Jadikan Kripto Sebagai Alat Pembayaran Untuk Belanja Kebutuhan Pokok

JOURNALPOS – Supermarket di Ukraina mulai menerapkan kripto seperti bitcoin sebagai alat pembayaran dalam pembelajaan sehari-hari di negara tersebut.

Kripto diantaranya seperti bitcoin, kini menjadi alat pembayaran yang modern dan digunakan di sejumlah supermarket di Ukraina.

Kebijakan kripto sebagai alat pembayaran itu terlihat usai Binance mengumumkan telah bermitra dengan perusahaan Varus, salah satu jaringan supermarket di Ukraina.

Melalui kemitraan ini, Binance dan Varus akan mengaktifkan pembayaran kripto untuk pembelian kebutuhan pokok melalui Dompet Binance Pay.

Varus jaringan toko kebutuhan pokok merupakan salah satu perusahaan terbesar di Ukraina dengan lebih dari 111 toko yang tersebar di 28 kota.

Perusahaan Varus dalam pernyataan resminya menyatakan, kemitraan ini akan memungkinkan pelanggannya untuk mengakses pembayaran mata uang kripto instan dan pengiriman cepat di sembilan kota di Ukraina, yaitu Kyiv, Dnipro, Kamianske, Kryvyi Rih, Zaporizhzhia, Brovary, Nikopol, Vyshhorod, dan Pavlograd.

Kedua perusahaan (Binance dan Varus) tersebut juga telah mengumumkan promosi dana reward, yang akan memberi reward 100 UAH kepada pelanggan yang membuat order apa pun dari program Varus Delivery senilai lebih dari 500 Hryvnia Ukraina dan membayar dengan Binance Pay.

Sebulan lalu, salah satu perusahaan pembayaran kripto dan Pos Ukraina bernama Whitepay juga meluncurkan sebuah program baru yang memungkinkan warga Ukraina membeli barang elektronik dan produk lain dengan mata uang kripto.

Pendiri Ethereum, Vitalik saat menghadiri Konferensi Teknologi Kyiv tahun ini yang diselenggarakan tanggal 6-9 September di Ukraina mengatakan bahwa Ukraina bisa menjadi hub Web3 berikutnya.

“Sebuah negara dapat menjadi hub Web3 jika warganya secara aktif tertarik dengan teknologi ini dan memutuskan untuk memberi sumbangsih besar bagi perkembangannya. Ukraina memiliki kemampuan dan tekad untuk melakukan ini,” kata Vitalik.

Ukraina resmi menjadi negara yang menerapkan kripto sebagai alat pembayaran dalam berbelanja kebutuhan pokok di sejumlah supermarket di negara tersebut.***

Situasi Terbaru Perang Rusia-Ukraina Hari Ini

JOURNALPOS – Perang Rusia-Ukraina masih berlangsung hingga hari ini, Kamis, 14 Juli 2022, bahkan sudah memasuki hari ke 141.

Menurut berita terbaru dari The Guardian, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan, Rusia memaksa memindahkan hampir 2 juta orang dari Ukraina.

The Guardian melaporkan, Presiden Zelenskyy mengatakan, 2 juta orang Ukraina itu, termasuk di antaranya anak-anak. Kata dia, puluhan ribu orang Ukraina juga ditahan di kamp-kamp penyaringan di wilayah yang sementara diduduki Rusia.

Turki telah mengumumkan kesepakatan dengan Rusia, Ukraina dan PBB untuk melanjutkan ekspor biji-bijian termasuk gandum. Kesepakatan itu diumumkan dengan pembentukan pusat koordinasi dan pemantauan di Istanbul.

Setelah pejabat dari Ukraina , Rusia, PBB dan Turki bertemu di Istanbul pada hari Rabu, 13 Juli 2022, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan negaranya akan memastikan keamanan pengiriman dalam perjalanan dan para pihak akan bersama-sama memeriksa kargo biji-bijian di pelabuhan.

Menurut Sekjen PBB António Guterres, pertemuan para pejabat itu adalah “langkah maju yang kritis”. Akan tetapi, dia menegaskan, akan lebih banyak pekerjaan lagi yang dibutuhkan sebelum kesepakatan akan ditandatangani minggu depan.

Di sisi lain, terjadi kemacetan lalu lintas di Laut Hitam untuk melewati Danube, di mana lebih dari 130 kapal kargo yang memuat gandum Ukraina.

Kapal-kapal itu sedang menunggu untuk mengakses rute keluar melalui kanal muara Sulina dan Bystre untuk mencapai serangkaian pelabuhan dan terminal di Rumania dari mana biji-bijian dapat diangkut ke seluruh dunia.

Serangan rudal Rusia yang menggemparkan pada akhir pekan lalu di blok apartemen perumahan wilayah Chasiv Yar timur Ukraina telah menemui fakta baru. Korban tewas akibat tembakan itu bertambah menjadi sedikitnya 47 orang.

Awalnya, layanan darurat Ukraina menyatakan korban tewas akibat serangan itu sekitar 10 orang. Namun demikian, saat tim penyelamat terus menyisir puing-puing untuk melakukan evakuasi, jumlah korban jiwanya terus meningkat.

Ukraina mengatakan, bangunan tempat tinggal itu terkena roket Rusia yang ditembakkan dari sistem truk pada Sabtu malam. Al Jazeera melaporkan, Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengklaim ada penumpukan pasukan Rusia yang signifikan, khususnya di daerah Bakhmut dan Siversk. Pasukan itu, kata dia, juga berada dekat dengan Sloviansk dan Kramatorsk.

Pejabat yang didukung Rusia mengklaim, Ukraina menyerang wilayah di Nova Kakhovka, kawasan yang diduduki Rusia. Serangan itu menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk warga sipil, dan melukai puluhan lainnya.

Di sisi lain, menurut perkiraan Kementerian Pertahanan Inggris, tentara Rusia akan fokus mengambil alih beberapa kota kecil Donbas selama minggu mendatang, termasuk Siversk dan Dolyna dalam pendekatan ke Slovyansk dan Kramatorsk.

“Wilayah perkotaan Slovyansk dan Kramatorsk kemungkinan tetap menjadi tujuan utama untuk fase operasi ini,” kata laporan intelijen Inggris.

Menteri luar negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, telah mengesampingkan penyerahan wilayah ke Rusia sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata.

Menteri Kuleba mengatakan, Ukraina dan Rusia tidak sedang membicarakan kesepakatan damai. Alasannya, kata Menteri Kuleba, “karena posisi Rusia dan agresinya yang berkelanjutan terhadap negara kami.”

Menurut laporan media Rusia, Tass, pasukan Rusia dilaporkan telah memasuki kota Siversk di wilayah Donetsk, Ukraina.

Seorang pejabat dari Republik Rakyat Luhansk, Vitaly Kiselyov, mengatakan kota itu bisa jatuh dalam beberapa hari, tetapi tidak jelas apa yang mendasari klaim itu.***

Kemegahan Kastil Kamianets Ukraina, Bak di Negeri Dongeng

JOURNALPOS – Eropa merupakan destinasi wisata yang menarik untuk menghabiskan waktu liburan. Tidak hanya pemandangan dari pegunungan yang memukau, negara-negara di Eropa menyuguhkan pesona lain yang diburu para traveller.

Salah satu negara di Eropa yang sedang hangat dibicirakan adalah Ukraina. Dari kota berbalut sejarah, wisata alam yang indah, hingga seni arsitektur menawan disuguhkan di Ukraina.

Nah, jika berkunjung ke negara ini ada permata bak negeri dongeng yang menarik untuk dikunjungi bernama Kastil Kamianets yang megah.

Kastil Kamianets merupakan bekas sebuah Benteng Ruthenian-Lithuania yang terletak di salah satu kota tertua yang menyimpan sejarah yaitu di Bagian Barat Ukraina, Kota Kamianets-Podilskyi, Podolia.

Uniknya Kastil Kamianets dibangun di atas semenanjung yang dilalui Sungai Smotrych, membuatnya menjadi sistem pertahanan alami.

Kokoh berdiri sejak abad ke-14, Kastil Kamianets termasuk ke dalam salah satu bangunan abad pertengahan yang terpelihara dengan baik. Kastil ini dibangun untuk melindungi jembatan yang menghubungkan ke pusat kota.

Kastil Kamianets terbagi jadi dua bagian yaitu kastil tua dengan tembok dan menara lalu kastil baru dengan benteng dan parit. Pemandangan memukau sekeliling kastil yang menampilkan deretan ngarai setinggi 40 meter.

Waktu paling baik adalah senja hingga malam hari. Anda dapat menikmati beautiful sunset dan malam yang berbalut panorama lampu kastil bak negeri dongeng.

Kastil Kamianets termasuk Cagar Sejarah dan Arsitektur Nasional Ukraina. Pernah menjadi kandidat daftar warisan UNESCO.***