Arsip Tag: Wuling Air EV

Wuling Air EV Mobil Listrik Termurah yang Paling Laris, Segini Harganya

JOURNALPOS – Wuling Air EV langsung menggebrak pasar sejak meluncur pada pertengahan tahun ini karena menjadi mobil listrik termurah di pasaran.

Bila dibandingkan dengan harga mobil listrik pada umumnya yang mencapai Rp 600 juta ke atas, maka banderol Air EV memang hanya separuhnya.

Seperti diketahui, Wuling Air EV tersedia dalam tiga varian, yakni Standard Range, Long Range, dan Long Range with Charging Pile.

Untuk tipe Standard Range ditawarkan dengan harga Rp 238 juta, sementara Long Range, dan Long Range with Charging Pile, masing-masing dibanderol Rp 295 juta dan Rp 311 juta.

Nugroho Suharlim, Vice Director Marketing & Development Maju Motor Group, salah satu dealer Wuling di Jakarta, mengatakan, Air EV jadi produk Wuling yang paling diminati saat ini.

Tidak mengherankan jika konsumen yang berminat harus rela antre hingga hitungan bulan. Sebab produksinya pun masih terbatas.

“Wuling Air EV saat ini inden dua bulan,” ujar Nugroho, dilansir dari Kompas.com pada (16/10/2022).

Sebelumnya, Dian Asmahani, Brand & Marketing Director SGMW (Wuling) Indonesia, mengatakan, saat ini pemesanan mobil listrik ukuran ringkas tersebut didominasi masyarakat di kota-kota besar di Tanah Air.

“Jadi sampai kemarin ittu SPK (surat pemesanan kendaraan) itu lebih dari 2.500 unit,” kata Dian, belum lama ini.

Sebagai informasi, Air EV dibangun menggunakan platform Global Small Electric Vehicle (GSEV). Mobil ini memiliki berbagai fitur seperti Intelligent Tech-Dashboard, Multifunction Steering Wheel, Integrated Floating Widescreen, serta Futuristic Center Console.

Mobil listrik ringkas empat penumpang ini juga dibekali Wuling Remote Control App dengan fasilitas Internet of Vehicle dan perintah suara berbahasa Indonesia.***

5 Keunggulan Wuling Air EV Mobil Listrik yang Mudah dan Praktis, Nomor 4 yang Paling Banyak Orang Suka

JOURNALPOS – Wuling Air EV menjadi salah satu mobil baru, yang dipamerkan perdana di pameran GIIAS 2022 yang diselenggarakan beberapa waktu lalu di Indonesia.

Kendaraan Wuling Air EV ini dibekali dengan sistem penggerak canggih yang tidak membutuhkan bensin.

Sumber energi mobil mungil Wuling Air EV tersebut berasal dari listrik, yang disimpan di baterai 115 Volt dan berdaya 17.3 kilo Watt hours untuk tipe Standard Range.

Wuling juga menyediakan Air EV tipe Long Range, yang dibekali baterai berkapasitas 26,7 kWh supaya bisa digunakan untuk mencapai jarak yang lebih jauh.

Tipe standar yang ditawarkan dengan harga Rp238 juta on the road DKI Jakarta, bisa dikemudikan sejauh 200 kilometer. Sementara tipe satu lagi mampu menempuh jarak 300 km, dan dibanderol Rp295 juta OTR DKI Jakarta.

Setidaknya ada lima keunggulan yang ditawarkan oleh mobil listrik yang diproduksi secara lokal di Cikarang, Jawa Barat tersebut. Mulai dari kemudahan sistem pengisian daya baterai, hingga beragam manfaat yang didapatkan oleh pemilik.

1. Mudah dikemudikan
Wuling Air EV memiliki dimensi panjang 2.917 milimeter, lebar 1.493 mm, tinggi 1.621 mm, serta jarak sumbu roda 1940 mm. Ukurannya yang kecil mampu membuat mobil ini lebih mudah dan gesit, untuk diajak bermanuver di jalanan.

2. Sistem pengecasan fleksibel
Wuling Air EV dibekali dengan sistem easy charging yaitu Socket Box, di mana pengguna hanya perlu mencolokkan pada sumber listrik dan bisa langsung disalurkan ke mobil listrik melalui soket jenis AC GB/T dan mampu meneruskan daya listrik sebesar 2200 Watt.

3. Lebih efisien ketimbang membeli BBM
Biaya untuk pengisian baterai mobil listrik berkisar antara Rp 1.700 hingga Rp 1.800 per 1.3 kWh. Sedangkan, biaya pengisian BBM berkisar Rp10.000 sampai Rp17.000 per liter.

Dengan perhitungan tersebut, mobil listrik hanya membutuhkan biaya pengisian daya sekitar Rp 200 ribu untuk perjalanan dari Jakarta ke Bali. Sedangkan pada mobil konvensional, angkanya sekitar Rp1,2 juta.

4. Beragam fasilitas dan insentif tersedia untuk mobil listrik
Beberapa pemerintah daerah mendukung warganya beralih ke mobil listrik, dengan menawarkan berbagai kemudahan seperti bebas bea balik nama serta pajak tahunan yang jauh lebih murah.

Bahkan di DKI Jakarta, kendaraan nol emisi juga dibebaskan melintas di kawasan pengendalian lalu lintas berbasis ganjil genap.

5. Garansi baterai sampai delapan tahun
Wuling memastikan bahwa pemilik Wuling Air EV tidak perlu khawatir mengenai kualitas dari baterai lithium iron phosphate yang dipasang, karena mereka sudah melakukan 16 model uji ketahanan mulai dari tes jatuh, rotasi berulang-ulang, kebakaran, rendaman air, benturan, hingga getaran.

“Baterai Air EV telah melewati berbagai pengujian, dengan hasil yang memuaskan. Pengujian tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan serta ketahanan baterai, dalam berbagai kondisi pengoperasian,” ujar Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko melalui keterangan resmi, dikutip Sabtu 23 Oktober 2022.***

Wuling Air EV, Mobil Listrik Mungil Buatan China yang Mendobrak Standar Mobil Listrik Mahal

JOURNALPOS – Wuling Air EV, salah satu mobil listrik buatan China memang tengah gencar menjadi perbincangan di pasar kendaraan listrik akhir-akhir ini.

Dengan populasi mobil listrik berkisar 60-70% dari pangsa kendaraan listrik, Wuling Air EV mencoba meramaikan pasar mobil listrik tersebut.

Tak ketinggalan, Wuling Air EV juga menyasar pasar mobil listrik di Indonesia meski belum semasif di China.

Wuling, perusahaan otomotif asal China itu kini sudah membangun pabriknya di Indonesia.

Terlebih, Wuling pun sudah merilis mobil listrik mereka yakni Air EV dan telah mengaspal di Indonesia.

Perusahaan Wuling menjadi sorotan karena seolah mendobrak standar mobil listrik yang identik dengan harga mahal.

Mobil di kelas EV memang tergolong mahal karena mengandalkan listrik secara penuh lantaran harga baterai mobil listrik mencakup sekitar 40% dari harga mobil keseluruhan.

Dengan meluncurkan Wuling Air EV seharga Rp300 jutaan, perusahaan asal China itu mematahkan standar mobil listrik berharga mahal tersebut.

Mobil listrik ini dilengkapi Intelligent Tech Dashboard di bagian depan yang memadukan panel dan kenop futuristik serta layar antarmuka luas.

Wuling pun tetap memastikan bahwa keamanan baterai di kendaraan listriknya ini terjamin sehingga konsumen dapat merasa tenang selama perjalanan. Dengan desainnya yang compact, Wuling Air ev juga dibekali dengan kabin 4 seater yang nyaman.

Gokilnya, di negara asalnya, mobil listrik Wuling dibanderol dengan harga lebih murah. Yaitu, sekitar Rp60.000.000 dengan merek Wuling Hong Guang Mini EV.

Ternyata, usut punya usut, China mampu menghasilkan mobil listrik dengan harga murah karena menggunakan komponen yang memang murah dan mudah ditemukan di toko-toko di China.

Hal itu diketahui setelah seorang profesor dari Universitas Nagoya, Jepang ‘penasaran’ dengan murahnya harga mobil listrik di China.

Dilansir Nikkei Asia, Profesor Masayoshi Yamamoto kemudian mempreteli satu unit Wuling, Hongguang Mini EV.

Profesor itu lantas menemukan harga tiap komponen yang digunakan memang murah dan bukan komponen khusus untuk mobil listrik. Ditambah, mobil itu tak memiliki teknologi pengereman regeneratif.***