Arsip Tag: Idol

Bocoran Line Up dan Mini Album i-dle Rebranding dan Debut Comeback (G)I-DLE di Tahun 2025

Bocoran Line Up dan Mini Album i-dle: Rebranding dan Debut Comeback (G)I-DLE di Tahun 2025

JOURNALPOS – (G)I-DLE yang akan comeback dengan mini album debut mereka di tahun 2025 telah menjadi perbincangan hangat di kalangan Neverland (sebutan untuk fans (G)I-DLE) dan penggemar K-Pop secara global.

Grup ini resmi debut pada tahun 2018 di bawah naungan Cube Entertainment dan dengan cepat mencuri perhatian dengan konsep unik dan musik yang ditulis serta diproduksi sendiri oleh anggota grup, terutama sang leader, Soyeon.

(G)I-DLE berhasil menembus batasan formula K-Pop yang baku, menawarkan lagu-lagu dengan lirik yang kuat dan aransemen musik yang inovatif, seperti “LATATA,” “Hann (Alone),” “Oh my god,” dan “TOMBOY.”

Namun, dinamika industri K-Pop sangat cepat berubah dan persaingan semakin ketat dengan debut grup-grup baru yang terus bermunculan, serta perubahan tren musik menuntut grup yang sudah mapan untuk terus berinovasi dan bereksperimen.

Di tengah persaingan tersebut, (G)I-DLE harus menghadapi tantangan personal, termasuk hiatus selama beberapa waktu dan melakukan perubahan line-up, terutama setelah hengkangnya Soojin.

Setelah kepergian Soojin pada 2021, grup ini terus berkarya dengan lima anggota tersisa yaitu Soyeon, Miyeon, Minnie, Yuqi, dan Shuhua. Namun, muncul beberapa spekulasi mengenai kemungkinan penambahan anggota baru.

Kelima anggota telah menunjukkan sinergi yang kuat dan kemampuan individu yang terus berkembang, meskipun di tengah polemik dan hengkangnya Soojin dari grup tersebut.

Keberhasilan comeback mereka sebelumnya dengan “I NEVER DIE” dan “I feel” menunjukkan bahwa mereka mampu mengatasi tantangan dan terus berkarya sebagai tim berlima.

(G)I-IDLE terus fokus pada pengembangan kualitas vokal, rap, dan penampilan panggung masing-masing anggota dapat memperkuat fondasi grup berisi 5 member ini.

Dalam industri K-Pop, penambahan anggota sering dilakukan untuk menyegarkan imej grup dan menarik perhatian penggemar baru.

Namun, Cube Entertainment harus sangat berhati-hati dalam memilih anggota baru. Anggota baru harus memiliki kemampuan vokal, rap, atau menari yang luar biasa, serta mampu berbaur dengan kepribadian dan dinamika internal grup yang sudah mapan.

Lebih jauh lagi, reaksi dari Neverland terhadap anggota baru harus dipertimbangkan dengan matang untuk menghindari perpecahan di dalam fandom, terlebih Soojin telah mengakar sebelumnya pada mereka.

(G)I-DLE dikenal dengan konsep yang kuat dan eksperimen musik yang berani. Namun, untuk tetap relevan dan menarik perhatian, grup ini perlu terus berinovasi dan bereksperimen dengan identitas musik dan visual mereka.

Dalam comeback mendatang, mereka mengeksplorasi genre musik yang lebih eksperimental atau menggabungkan elemen musik tradisional Korea dengan sentuhan modern.

(G)I-DLE memastikan bahwa comeback mereka memiliki kualitas produksi yang tinggi, baik dari segi aransemen musik, mixing, mastering, maupun visual dalam video musik.

Dikenal dengan lirik lagu yang kuat dan pesan-pesan yang bermakna. Dalam comeback tahun 2025 ini, mereka mengembangkan konsep yang lebih kompleks dan mendalam, yang mencerminkan isu-isu sosial,percintaan dan psikologis yang relevan dengan generasi muda.

Dalam comeback terbaru ini, mereka bereksperimen dengan gaya yang lebih berani dan unik, yang mencerminkan evolusi musik dan konsep mereka, mencakup perubahan gaya rambut, makeup, pakaian, dan aksesori yang berkolaborasi dengan desainer fashion dan stylist ternama yang inovatif dan membantu menciptakan imej visual yang segar dan menarik.

Sementara itu terkait rebranding (G)I-DLE, secara resmi nama terbaru grup tersebut telah diumumkan pada 1 Mei 2025 oleh pihak agensi Cube Entertainment dan juga melalui akun sosial media official grup tersebut.

(G)I-IDLE mengumumkan pada tanggal tersebut resmi mengubah nama grup mereka menjadi i-dle dengan simbol bintang 5 garis yang menandai grup tersebut berisi lima anggota yang masih solid yaitu Soyeon, Miyeon, Minnie, Yuqi, dan Shuhua.

Sedangkan untuk album terbaru grup tersebut, melansir dari situs resmi Cube Entertainment, special mini album dengan judul “We are i-dle” akan dirilis secara global pada 19 Mei 2025 dan menandai grup tersebut telah berdiri selama 8 tahun.***

Debut Comeback G I-Dle 2025 Resmi Ganti Nama Grup dan Spekulasi Kembalinya Soojin

Debut Comeback (G)I-Dle 2025: Resmi Ganti Nama Grup dan Spekulasi Kembalinya Soojin

JOURNALPOS – Grup wanita K-pop (G)I-DLE resmi mengubah nama mereka di kalender awal bulan Mei 2025, menandai babak baru dalam kariernya saat grup tersebut merayakan ulang tahun ketujuh.

Gelombang bisikan mengenai penggantian nama (G)I-DLE dan debut comeback grup tersebut muncul pertama kali dari serangkaian “bocoran” anonim di platform media sosial.

Sumber-sumber tersebut mengklaim bahwa Cube Entertainment, agensi yang menaungi (G)I-DLE, mempertimbangkan untuk melakukan “rebranding” besar-besaran sebagai bagian dari strategi comeback di tahun 2025.

Alasan yang dikemukakan bervariasi, mulai dari upaya menjauhkan grup dari kontroversi masa lalu hingga menandai era baru dalam perjalanan karir mereka dengan konsep yang lebih matang dan segar.

Mengganti nama grup yang sudah mapan tentu bukan keputusan yang ringan. (G)I-DLE, dengan identitas uniknya yang dibangun melalui lagu-lagu hits seperti “LATATA,” “Hann (Alone),” “Senorita,” “Oh my god,” “TOMBOY,” dan “Queencard,” telah mengukuhkan diri sebagai salah satu “girl group” paling inovatif dan berpengaruh di generasi keempat K-Pop.

Mengubah nama grup berpotensi menghilangkan pengakuan merek (brand recognition) yang telah susah payah dibangun selama bertahun-tahun. Namun, Cube Entertainment melihat ini sebagai kesempatan untuk memulai dari awal, terutama mengingat citra grup yang sempat tercoreng akibat kontroversi yang melibatkan Soojin di masa lalu.

Cube Entertainment menilai, “Rebranding” dengan nama baru bisa menjadi cara untuk menarik perhatian publik kembali, meyakinkan sponsor dan mitra potensial, dan menunjukkan bahwa (G)I-DLE telah melalui transformasi dan siap untuk era yang baru.

Mengutip dari The Korea Times, grup tersebut resmi mengumumkan perubahan nama pada hari Kamis, 1 Mei 2025 di seluruh saluran media sosial resminya, dengan mengatakan bahwa mereka sekarang akan menggunakan nama i-dle, menghilangkan “(G)”, yang berarti “Girl”, dari nama aslinya.

Menurut agensi Cube Entertainment, penghilangan huruf “G” dan tanda kurung melambangkan perubahan grup tersebut dari definisi gender, dan merangkul identitas yang lebih luas dan lebih inklusif. Nama baru tersebut mencerminkan niat grup tersebut untuk melampaui batasan dalam konsep dan musik.

Bersamaan dengan perubahan nama, i-dle juga meluncurkan logo dan simbol baru. Desain huruf kecil membentuk motif melingkar minimal yang mewakili potensi tak terbatas dan hubungan yang lancar dari grup tersebut. Lambang berbentuk bintang yang dibentuk oleh lima huruf “i” kecil menandakan kesatuan dan individualitas dari kelima anggota grup.

Setelah kelima anggota memperbarui kontrak mereka dengan Cube Entertainment Desember lalu, perubahan nama i-dle menandakan lebih dari sekadar perubahan nama, ini merupakan lompatan menuju evolusi artistik yang lebih besar dan ambisi mereka di kancah global.

Dengan nama baru, grup ini diharapkan segera kembali dengan musik baru yang menunjukkan identitas dan arahan kreatifnya yang lebih kuat.

Spekulasi Kembalinya Soojin Bersama (G)I-DLE?

Debut Comeback G I-Dle 2025

(G)I-Dle formasi 6 member.

Isu yang jauh lebih sensitif dan memicu polarisasi di kalangan penggemar adalah spekulasi tentang kemungkinan kembalinya Soojin, mantan anggota (G)I-DLE, dan bahkan dikaitkan dengan potensi bergabung kembali dengan grup.

Soojin meninggalkan (G)I-DLE dan Cube Entertainment pada tahun 2021 setelah dituduh melakukan “bullying” semasa sekolah. Meskipun Soojin dan agensinya membantah beberapa tuduhan tersebut, kontroversi tersebut berdampak besar pada karirnya dan citra (G)I-DLE secara keseluruhan.

Sejak kepergiannya, Soojin telah menandatangani kontrak dengan BRD Communications pada tahun 2023 dan melakukan debut solonya dengan mini album “AGASSY” pada tahun 2023. Meskipun comeback solonya cukup sukses, ada sebagian Neverland (fandom grup tersebut) yang masih berharap ia akan kembali ke (G)I-DLE.

Banyak Neverland merindukan kehadiran Soojin di atas panggung bersama (G)I-DLE dan menganggap formasi 6 anggota sebagai formasi yang ideal. Meskipun menghadapi kontroversi, Soojin masih memiliki basis penggemar yang kuat yang terus mendukungnya dan berharap ia dapat kembali aktif di industri hiburan.

Beberapa media Korea Selatan dan internasional berspekulasi bahwa Cube Entertainment mungkin sedang mempertimbangkan untuk membawa Soojin kembali ke (G)I-DLE sebagai bagian dari strategi comeback di tahun 2025.

Namun, spekulasi ini juga mendapat penolakan keras dari sebagian besar penggemar dan pengamat industri. Mengingat kontroversi yang pernah melanda Soojin, membawa dirinya kembali ke (G)I-DLE berisiko merusak citra grup dan memicu reaksi negatif dari publik dan media.

(G)I-DLE telah berhasil membangun kembali diri mereka sebagai grup beranggotakan lima orang, dan memasukkan Soojin kembali bisa dianggap tidak adil bagi anggota lain yang telah bekerja keras untuk mempertahankan kesuksesan grup.

Satu Ruang Kosong di Logo Album Terbaru

G I Dle Resmi Ganti Nama Grup

Logo terbaru (G)I-Idle di 2025 (dok foto by Instagram Official i-dle).

Cube Entertainment belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana memasukkan kembali Soojin di tengah comeback (G)I-DLE di tahun 2025 dengan logo berbentuk bintang 5 sudut pada nama baru grup tersebut.

Namun, spekulasi bermunculan di kalangan penggemar dan pengamat musik perihal 1 ruang kosong pada pola logo di album terbaru grup tersebut.

Pasalnya, pada pola logo bintang yang seharusnya berjumlah 6 sudut sempurna menyisakan 1 sudut kosong di antara rangkaian logo tersebut.

Banyak yang sepakat bahwa logo tersebut sengaja di kosongkan untuk memberikan ruang bagi Soojin untuk kembali. Namun, sebagian menilai, pola logo dengan 1 ruang kosong tersebut diperuntukkan bagi anggota baru.

(G)I-DLE, memulai debut mereka pada 2 Mei 2018 dengan 6 member yang terdiri dari Miyeon, Minnie, Soyeon, Yuqi, Shuhua, dan Soojin.

Tak lama usai debut perdana, G) I-dle menerima winning music show pada 22 Mei 2018 episode SBS MTV The Show dengan single “Latata”.

Mereka juga memenangkan penghargaan sebagai, “Female Rookie Idol of the Year”, pada 24 Juli 2018 di di ajang Brand of the Year Awards (24 Juli 2018), kemudian menerima total tujuh penghargaan rookie di berbagai upacara penghargaan di tahun debut pertama mereka.

Pada tahun 2020, (G) I-dle kembali menerima nominasi untuk Best K-Pop Video di 37th MTV Music Video Awards, dengan formasi 6 member yang masih solid.

Namun, pada 4 Maret 2021, Cube Entertainment mengumumkan bahwa agensi menghentikan sementara semua aktivitas Soojin bersama (G)I-DLE menyusul tuduhan penindasan oleh mantan teman sekelasnya.

Pada tanggal 29 April 2021, (G)I-DLE bersama Universe merilis lagu “Last Dance” tanpa Soojin, dan mendistribusikan vokal kepada ke lima anggota aktif yang tersisa di grup.

Setelah kepergian Soojin, (G)I-DLE berfokus pada 5 anggotanya dan merilis album comeback mereka dengan judul I Never Die yang sekaligus menjadi album pertama mereka pada 2022.

Pada tahun 2025, (G)I-IDLE comeback dengan mini album mereka “We are i-dle” sekaligus resmi mengganti nama grup tersebut menjadi i-dle* dengan 5 member tersisa yaitu Miyeon, Minnie, Soyeon, Yuqi, dan Shuhua.***

10 Boy Grup Terpopuler di Industri K-Pop Tahun 2025 Kekuatan dan Evolusi Hallyu yang Mendunia

10 Boy Grup Terpopuler di Industri K-Pop Tahun 2025: Kekuatan dan Evolusi Hallyu yang Mendunia

JOURNALPOS – Di antara sekian banyak Boy Grup yang bermunculan di industri K-Pop, hanya segelintir yang berhasil mengukir nama mereka dalam sejarah dan mempertahankan popularitas jangka panjang.

Gelombang Korea atau Hallyu telah mendominasi panggung hiburan global selama lebih dari satu dekade, dan K-Pop, dengan segala warna dan energinya, menjadi garda depannya.

Memasuki tahun 2025, lanskap K-Pop terus berkembang, dan beberapa Boy Grup atau Boy Band diperkirakan akan terus mendominasi industri musik K-Pop secara global.

Grup-grup ini dipilih berdasarkan kombinasi faktor, termasuk penjualan album, streaming digital, pengaruh media sosial, penghargaan yang diraih, tur global, dan dampak kultural yang mereka hasilkan.

Berikut Daftar 10 Boy Grup Terpopuler di Industri K-Pop Saat Ini:

1. BTS
Tidak diragukan lagi, BTS adalah fenomena global yang telah mengubah wajah K-Pop secara permanen. Kesuksesan mereka jauh melampaui batas-batas genre, memikat jutaan penggemar di seluruh dunia. Dengan musik yang menyentuh hati, lirik yang bermakna, dan pesan positif yang menginspirasi, BTS telah menciptakan ikatan yang kuat dengan ARMY (nama fandom mereka).

Pada tahun 2025, meskipun beberapa anggota mungkin sedang menjalani wajib militer, pengaruh BTS tetap signifikan. Kekuatan warisan mereka, katalog musik yang luas, dan loyalitas basis penggemar ikut memastikan bahwa mereka tetap menjadi kekuatan dominan. Proyek solo dari masing-masing anggota juga terus menarik perhatian, memperluas jangkauan pengaruh mereka dan memastikan relevansi jangka panjang BTS di industri musik global.

2. EXO
EXO, salah satu grup K-Pop paling sukses dari generasi ketiga, telah membuktikan kemampuan mereka untuk beradaptasi dan berkembang. Dikenal karena vokal yang kuat, koreografi yang memukau, dan konsep yang unik, EXO telah membangun fondasi penggemar yang solid selama bertahun-tahun.

Meskipun beberapa anggota mungkin fokus pada karir solo dan aktivitas di luar grup, kekuatan EXO terletak pada chemistry mereka sebagai sebuah kesatuan. Kemampuan mereka untuk menciptakan musik berkualitas tinggi, dikombinasikan dengan popularitas individu para anggota, memastikan bahwa EXO tetap relevan dan populer pada tahun 2025. Diversifikasi karir mereka, termasuk akting, variety show, dan produksi musik solo, juga turut membantu mempertahankan dan bahkan memperluas basis penggemar mereka.

3. TXT
TXT (TOMORROW X TOGETHER), adik dari BTS di bawah Big Hit Music (sekarang HYBE Corporation), telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa sejak debut mereka. Dikenal karena konsep yang segar, musik yang inovatif, dan koreografi yang menarik, TXT telah menarik perhatian penggemar K-Pop di seluruh dunia.

Pada tahun 2025, TXT semakin memantapkan diri sebagai salah satu grup K-Pop generasi keempat yang paling sukses. Dengan dukungan dari HYBE Corporation, mereka memiliki sumber daya dan platform untuk terus berinovasi dan mengembangkan musik mereka. Keberhasilan TXT didukung pada kemampuan para member untuk terus menghasilkan musik berkualitas tinggi, berinteraksi dengan penggemar, dan membangun identitas unik mereka di lanskap K-Pop yang kompetitif.

4. Stray Kids
Stray Kids, di bawah naungan JYP Entertainment, telah membedakan diri mereka melalui produksi musik sendiri dan konsep yang unik. Dikenal karena musik yang eksperimental, lirik yang introspektif, dan koreografi yang kuat, Stray Kids telah membangun basis penggemar yang loyal dan berdedikasi, dikenal sebagai STAY.

Keberhasilan Stray Kids terletak pada kemampuan mereka untuk terus berinovasi dan mengeksplorasi batasan musik K-Pop. Pada tahun 2025, Stray Kids mendorong batasan-batasan genre, menciptakan musik yang orisinal dan menarik bagi pendengar di seluruh dunia. Kekuatan mereka dalam produksi musik sendiri dan identitas artistik yang kuat membantu mereka mempertahankan popularitas dan pengaruh mereka di industri musik.

5. GOT7
GOT7, meskipun tidak lagi di bawah JYP Entertainment, telah berhasil mempertahankan popularitas mereka dan mengeksplorasi karir individu mereka dengan sukses. Dikenal karena musik yang beragam, kepribadian yang menawan, dan chemistry yang kuat sebagai sebuah grup, GOT7 telah membangun basis penggemar yang loyal dan berdedikasi, dikenal sebagai IGOT7.

Pada tahun 2025, GOT7 terus aktif dalam industri hiburan, baik sebagai grup maupun secara individu. Kemampuan mereka untuk bekerja sama dan mendukung satu sama lain, dikombinasikan dengan kebebasan artistik yang mereka miliki, memungkinkan mereka untuk terus menciptakan musik berkualitas tinggi dan berinteraksi dengan penggemar mereka. Loyalitas IGOT7 (fandom GOT7) menjadi kunci dalam mempertahankan popularitas dan pengaruh GOT7 di industri musik.

6. ENHYPEN
ENHYPEN, grup yang dibentuk melalui acara survival I-LAND, telah menunjukkan potensi yang besar sejak debut mereka. Dengan kombinasi bakat, visual yang menawan, dan konsep yang unik, ENHYPEN telah menarik perhatian penggemar K-Pop di seluruh dunia.

Pada tahun 2025, ENHYPEN semakin memantapkan diri sebagai salah satu grup K-Pop generasi keempat yang paling menjanjikan. Dukungan dari BELIFT LAB (anak perusahaan HYBE Corporation) dan loyalitas basis penggemar mereka, dikenal sebagai ENGENE, membantu mereka terus berkembang dan mencapai kesuksesan global. Kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan berbagai genre musik dan berinteraksi dengan penggemar mereka secara konsisten menjadi kunci dalam mempertahankan popularitas dan pengaruh mereka.

7. NCT Dream
NCT Dream, salah satu sub-unit dari grup besar NCT (Neo Culture Technology), telah menarik perhatian dengan energi muda dan musik yang catchy. Dikenal karena konsep yang terus berkembang dan kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai genre musik, NCT Dream telah membangun basis penggemar yang loyal dan berdedikasi, dikenal sebagai NCTzens.

Pada tahun 2025, NCT Dream masih menjadi kekuatan yang relevan dalam industri K-Pop. Keberhasilan mereka didukung pada kemampuan mereka untuk terus menghasilkan musik berkualitas tinggi, berinteraksi dengan penggemar, dan berkolaborasi dengan sub-unit NCT lainnya. Keunikan konsep NCT dan kemampuan NCT Dream untuk beradaptasi dengan berbagai genre musik jiga turut membantu mereka mempertahankan popularitas dan pengaruh mereka.

8. ATEEZ
ATEEZ, di bawah KQ Entertainment, telah membedakan diri mereka dengan performa yang kuat, konsep yang gelap dan misterius, dan lirik yang bermakna. Dikenal karena energi yang tak tertandingi di atas panggung dan kemampuan untuk menceritakan kisah melalui musik mereka, ATEEZ telah membangun basis penggemar yang loyal dan berdedikasi, dikenal sebagai ATINY.

Pada tahun 2025, ATEEZ terus naik daun dan mencapai kesuksesan yang lebih besar. Kekuatan mereka dalam performa panggung dan konsep yang unik turut membantu mereka menarik perhatian penggemar K-Pop di seluruh dunia. Kemampuan mereka untuk terus menghasilkan musik berkualitas tinggi dan berinteraksi dengan penggemar mereka secara konsisten menjadi kunci dalam mempertahankan popularitas dan pengaruh mereka di industri K-Pop.

9. Monsta X
Monsta X, di bawah Starship Entertainment, telah memenangkan hati penggemar dengan karisma yang kuat, musik yang bersemangat, dan kepribadian yang menawan. Dikenal karena penampilan panggung yang penuh energi dan kemampuan untuk berinteraksi dengan penggemar secara langsung, Monsta X telah membangun basis penggemar yang loyal dan berdedikasi, dikenal sebagai Monbebe.

Pada tahun 2025, Monsta X terus aktif dalam industri musik, baik sebagai grup maupun secara individu. Kekuatan mereka terletak pada karisma mereka yang kuat dan kemampuan untuk menciptakan musik yang relevan dengan pendengar di seluruh dunia. Loyalitas Monbebe (fandom Monsta X) menjadi kunci dalam mempertahankan popularitas dan pengaruh Monsta X di industri musik.

10. Seventeen
Seventeen, di bawah Pledis Entertainment (sekarang anak perusahaan HYBE Corporation), telah dikenal karena kekompakan tim, koreografi yang sinkron, dan kemampuan untuk memproduksi musik sendiri. Dikenal karena energi yang positif dan kemampuan untuk berinteraksi dengan penggemar secara langsung, Seventeen telah membangun basis penggemar yang loyal dan berdedikasi, dikenal sebagai CARAT.

Pada tahun 2025, Seventeen menjadi salah satu grup K-Pop terpopuler di dunia. Kekuatan mereka dalam kekompakan tim dan kemampuan untuk memproduksi musik sendiri membantu mereka untuk terus menghasilkan musik berkualitas tinggi dan berinteraksi dengan penggemar mereka. Dukungan dari HYBE Corporation dan loyalitas CARAT menjadi kunci dalam mempertahankan popularitas dan pengaruh Seventeen di industri musik.

Persaingan di industri musik K-Pop semakin ketat dengan munculnya idol ataupun grup-grup baru, tetapi grup-grup tersebut di atas telah membuktikan kemampuan mereka untuk bertahan dan berkembang.

Mereka telah membangun fondasi penggemar yang solid, mengembangkan identitas artistik yang unik, dan menciptakan musik berkualitas tinggi yang resonansi dengan pendengar di seluruh dunia.***

8 Fakta Unik Tentang Dunia K-Pop yang Mungkin Belum Anda Ketahui

8 Fakta Unik Tentang Dunia K-Pop yang Mungkin Belum Anda Ketahui

JOURNALPOS – Dunia K-Pop, atau musik pop Korea, telah menjadi fenomena global yang merajalela, merangkul jutaan penggemar di seluruh dunia.

Dari melodi adiktif hingga koreografi yang sempurna, dari penampilan visual yang memukau hingga interaksi aktif dengan penggemar, K-Pop memiliki formula unik yang memikat.

Namun, di balik gemerlapnya panggung dan popularitas yang luar biasa, terdapat sejumlah fakta menarik dan unik yang mungkin belum diketahui banyak orang.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa aspek tersembunyi dari dunia K-Pop yang menakjubkan ini.

1. Sistem “Trainee” yang Ketat dan Kompetitif
Mungkin salah satu aspek yang paling terkenal, namun tetap krusial untuk dipahami, adalah sistem “trainee” yang melelahkan. Calon idola K-Pop, seringkali dimulai sejak usia remaja, menghabiskan bertahun-tahun dalam pelatihan intensif yang mencakup:

– Vokal: Pelatihan vokal yang mendalam untuk mencapai rentang vokal yang luas dan kemampuan untuk bernyanyi secara konsisten, bahkan saat menari.

– Tari: Koreografi yang rumit dan menuntut, membutuhkan jam latihan setiap hari untuk mencapai kesempurnaan sinkronisasi dan energi yang optimal.

– Rapping: Pelatihan rapping untuk mengembangkan kemampuan rima, ritme, dan penyampaian pesan yang efektif.

– Bahasa Asing: Kemampuan berbicara dalam berbagai bahasa, seperti Inggris, Jepang, atau Mandarin, penting untuk memperluas jangkauan internasional.

– Akting: Pelatihan akting untuk mempersiapkan penampilan di video musik, drama, dan acara televisi.

– Kepribadian dan Etika: Pelatihan tentang sopan santun, interaksi media, dan perilaku yang diharapkan dari seorang idola, termasuk bagaimana menghadapi paparazzi dan menjaga citra publik.

Durasi pelatihan bisa bervariasi, mulai dari beberapa bulan hingga bertahun-tahun, dan tingkat persaingannya sangat ketat. Hanya sebagian kecil dari para trainee yang akhirnya debut menjadi idol atau member grup. Sistem ini sering dikritik karena tekanan mental dan fisik yang luar biasa, namun di sisi lain, menghasilkan idola dengan kemampuan yang sangat terasah dan profesional.

2. Konsep “Debut” dan “Comeback” yang Berbeda
Dalam dunia K-Pop, “debut” merujuk pada peluncuran resmi sebuah grup atau solois ke industri musik. Namun, berbeda dengan industri musik Barat, idol K-Pop tidak hanya merilis album sekali saja. Mereka secara berkala melakukan “comeback,” yang melibatkan perilisan album baru atau single, disertai dengan konsep visual, musik, dan koreografi yang baru.

Setiap comeback adalah kesempatan bagi idol atau member grup untuk menunjukkan perkembangan mereka, menarik penggemar baru, dan mempertahankan popularitas mereka. Agensi hiburan sering kali menginvestasikan sumber daya yang signifikan dalam setiap comeback, termasuk produksi musik berkualitas tinggi, pembuatan video musik yang sinematik, dan promosi yang ekstensif.

3. “Fandom” yang Terorganisir dan Aktif
Fandom K-Pop dikenal karena dedikasi dan organisasinya yang luar biasa. Mereka bukan sekadar penggemar biasa; mereka adalah komunitas yang kuat dan terorganisir yang mendukung idola mereka dalam berbagai cara:

– Streaming Musik: Fandom K-Pop secara aktif melakukan streaming musik idola mereka di berbagai platform untuk meningkatkan tangga lagu dan popularitas.

– Pembelian Album: Mereka membeli album fisik dan digital dalam jumlah besar untuk mendukung penjualan dan pencapaian rekor.

– Voting: Mereka berpartisipasi aktif dalam voting di berbagai acara musik dan penghargaan untuk membantu idola mereka memenangkan trofi.

– Donasi: Mereka mengumpulkan dana untuk mendukung proyek amal atas nama idola mereka.

– Promosi: Mereka mempromosikan idola mereka secara online dan offline melalui media sosial, forum, dan acara komunitas.

Kekuatan dan dedikasi fandom K-Pop sangat penting bagi kesuksesan sebuah grup atau solois. Mereka adalah mesin penggerak yang membantu idola mereka mencapai popularitas dan pengakuan global.

4. Pentingnya “Visual” dan Konsep
Penampilan visual memainkan peran penting dalam dunia K-Pop. Agensi hiburan berinvestasi besar-besaran dalam grooming, makeup, dan fashion idola mereka untuk menciptakan citra yang menarik dan memikat. Selain itu, konsep visual, yang mencakup tema, gaya, dan estetika yang digunakan dalam setiap comeback, juga sangat penting.

Konsep visual dapat berkisar dari imut dan ceria hingga seksi dan misterius, dan idol K-Pop sering kali bereksperimen dengan berbagai konsep untuk menemukan yang paling sesuai dengan mereka dan menarik perhatian penggemar. Konsep visual yang kuat dan unik dapat membantu sebuah grup atau solois menonjol di antara banyak idol atau member K-Pop lainnya.

5. Kontroversi dan Tekanan yang Tinggi
Meskipun terlihat glamor, kehidupan seorang idol K-Pop penuh dengan tekanan dan kontroversi. Mereka sering kali menghadapi:

– Pengawasan Publik yang Ketat: Setiap tindakan dan perkataan mereka diawasi dengan cermat oleh publik dan media, dan kesalahan kecil pun dapat menjadi skandal besar.

– Privasi yang Terbatas: Idol K-Pop sering kali kehilangan privasi mereka karena penggemar dan paparazzi yang terus-menerus mengikuti mereka.

– Tekanan untuk Sempurna: Mereka dituntut untuk selalu tampil sempurna, baik secara fisik maupun dalam hal kemampuan dan kepribadian mereka.

– Kontrak yang Mengikat: Mereka sering kali terikat oleh kontrak yang panjang dan mengikat dengan agensi hiburan mereka, yang dapat membatasi kebebasan mereka.

– Masalah Kesehatan Mental: Tekanan yang luar biasa dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan makan.

Diketahui, beberapa idol K-Pop telah meninggal dunia karena bunuh diri, yang menyoroti tekanan dan kesulitan yang dihadapi oleh para idol atau member. Penting untuk diingat bahwa di balik persona yang glamor, idol K-Pop adalah manusia biasa yang rentan terhadap masalah dan kesulitan.

6. Keterlibatan dalam Penulisan Lagu dan Produksi
Meskipun tidak selalu terjadi, semakin banyak idol atau member K-Pop yang terlibat langsung dalam penulisan lagu dan produksi musik mereka. Ini menunjukkan evolusi dalam industri ini, di mana idola tidak hanya berperan sebagai “wajah” tetapi juga sebagai seniman yang memiliki kontrol kreatif atas karya mereka. Contohnya termasuk:

– G-Dragon (BIGBANG): Terkenal karena kemampuan produksinya yang luar biasa dan penulisan lagu yang ikonik.

– RM dan Suga (BTS): Kedua anggota BTS ini aktif terlibat dalam penulisan lagu dan produksi album grup mereka.

– IU: Seorang solois yang menulis dan memproduksi sebagian besar lagunya sendiri.

– Ahyeon dan Asa (BABYMONSTER): Idol grup paling populer di tahun 2025 besutan agensi YG Entertainment.

Keterlibatan ini memungkinkan idol atau member untuk mengekspresikan identitas artistik mereka dengan lebih mendalam dan menciptakan musik yang lebih personal dan bermakna.

7. “Skinship” dan Budaya Persahabatan yang Unik
“Skinship” (kontak fisik non-romantis) adalah hal yang umum dalam budaya Korea, termasuk dalam interaksi antar idol K-Pop. Ini termasuk memeluk, berpegangan tangan, atau bersandar satu sama lain. Ini sering dipandang sebagai cara untuk menunjukkan keakraban dan persahabatan, dan tidak selalu memiliki konotasi romantis.

Namun, penting untuk diingat bahwa interpretasi “skinship” dapat berbeda-beda tergantung pada budaya dan perspektif individu. Beberapa penggemar mungkin menganggapnya menggemaskan dan mendukung, sementara yang lain mungkin merasa tidak nyaman atau menganggapnya sebagai bentuk “fanservice” yang berlebihan.

8. Pengaruh Budaya Lain dan Globalisasi
K-Pop telah berkembang pesat dan mengadopsi elemen-elemen dari berbagai budaya di seluruh dunia. Musik, fashion, dan tarian K-Pop sering kali terinspirasi oleh tren dan gaya global. Hal ini membantu K-Pop menjangkau audiens yang lebih luas dan menjadi fenomena global.

Sebaliknya, K-Pop juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap budaya populer di seluruh dunia. Musik, fashion, dan tarian K-Pop telah diadopsi oleh banyak orang di berbagai negara, dan K-Pop telah menjadi kekuatan pendorong di balik penyebaran budaya K-Wave (Korean Wave) ke seluruh dunia.

Dunia K-Pop adalah lanskap yang kompleks, dinamis, dan terus berkembang. Dibalik gemerlapnya dunia K-Pop, terdapat kerja keras, bakat, dan dedikasi para idol, serta kekuatan fandom yang luar biasa yang terus memikat hati jutaan orang di seluruh dunia.***

Sisi Gelap Dunia K-Pop 5 Fakta Mengejutkan yang Perlu Anda Ketahui

Sisi Gelap Dunia K-Pop: 5 Fakta Mengejutkan yang Perlu Anda Ketahui

JOURNALPOS – Industri musik Korea Selatan, atau yang lebih dikenal dengan dunia K-Pop, telah mendominasi panggung hiburan global selama lebih dari satu dekade.

Dengan lagu-lagu catchy, koreografi yang kompleks, visual yang menawan, dan penggemar yang fanatik, K-Pop telah berhasil menembus batasan budaya dan bahasa.

Namun, di balik gemerlap dan kesuksesan yang tampak, terdapat realitas yang seringkali tersembunyi dari pandangan publik tentang sisi kelam dunia K-Pop.

Melansir dari BBC, berikut beberapa fakta mengejutkan tentang dunia K-Pop yang mungkin belum Anda ketahui, memberikan perspektif yang lebih mendalam dan kompleks tentang industri yang dinamis ini.

1. Sistem Kontrak yang Ketat dan Mengikat
Salah satu fakta paling terkenal dan kontroversial tentang K-Pop adalah sistem kontrak eksklusif yang mengikat para idola dengan agensi mereka.

Kontrak ini seringkali sangat panjang, bisa mencapai 7 tahun atau lebih, dan mencakup berbagai aspek kehidupan sang idola, mulai dari aktivitas promosi, pelatihan, hingga kehidupan pribadi.

– Durasi yang Panjang: Durasi kontrak yang panjang memberikan agensi kendali signifikan atas karir idola mereka. Ini memungkinkan agensi untuk berinvestasi secara signifikan dalam pelatihan dan pengembangan idola, tetapi juga berarti bahwa idola terikat secara hukum untuk mematuhi ketentuan agensi selama periode tersebut.

– Pembagian Keuntungan yang Tidak Seimbang: Seringkali, pembagian keuntungan antara agensi dan idola sangat tidak seimbang, terutama pada awal karir. Agensi biasanya memotong sebagian besar pendapatan untuk menutupi biaya pelatihan, produksi, dan promosi. Akibatnya, banyak idola yang bekerja keras selama bertahun-tahun hanya menerima sedikit atau bahkan tidak menerima bayaran sama sekali.

– Pembatasan Gaya Hidup: Kontrak sering kali mencakup pembatasan ketat pada kehidupan pribadi idola, termasuk larangan berkencan, minum alkohol, merokok, atau bahkan bersosialisasi dengan teman-teman di luar industri. Pembatasan ini bertujuan untuk menjaga citra publik idola dan memastikan bahwa mereka tetap fokus pada karir mereka.

– Hukuman atas Pelanggaran Kontrak: Pelanggaran kontrak dapat mengakibatkan hukuman yang berat, termasuk denda yang besar, penangguhan aktivitas, atau bahkan pemutusan kontrak. Hal ini dapat menghancurkan karir seorang idola dan membuat mereka kesulitan untuk mencari pekerjaan di industri hiburan.

2. Tekanan Ekstrem untuk Mempertahankan Penampilan
Industri K-Pop dikenal dengan penekanannya pada penampilan fisik. Idola K-Pop diharapkan untuk selalu tampil sempurna, dengan kulit yang mulus, tubuh yang ramping, dan fitur wajah yang proporsional. Tekanan ini mendorong banyak idola untuk menjalani diet ketat, olahraga yang intens, dan bahkan operasi plastik.

– Standar Kecantikan yang Tidak Realistis: Standar kecantikan di Korea Selatan sangat tinggi, dan idola K-Pop diharapkan untuk memenuhi standar tersebut. Hal ini dapat menyebabkan tekanan yang besar bagi para idola untuk mengubah penampilan mereka agar sesuai dengan harapan publik.

– Diet Ekstrem: Banyak idola K-Pop mengikuti diet ekstrem untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Diet ini sering kali tidak sehat dan dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

– Operasi Plastik: Operasi plastik sangat umum di kalangan idola K-Pop. Beberapa idola secara terbuka mengakui bahwa mereka telah menjalani operasi plastik, sementara yang lain memilih untuk merahasiakannya. Tekanan untuk tampil sempurna dapat mendorong para idola untuk merasa bahwa mereka harus menjalani operasi plastik untuk sukses di industri.

– Efek Psikologis: Tekanan untuk mempertahankan penampilan dapat berdampak negatif pada kesehatan mental para idola. Mereka mungkin mengalami kecemasan, depresi, dan masalah citra tubuh.

3. Persaingan yang Ketat dan Kejam
Industri K-Pop sangat kompetitif, dengan ribuan trainee yang berjuang untuk debut. Hanya sebagian kecil dari trainee ini yang berhasil debut, dan bahkan mereka yang berhasil debut pun harus berjuang keras untuk mempertahankan popularitas mereka.

– Pelatihan yang Intensif: Trainee K-Pop menjalani pelatihan yang intensif selama bertahun-tahun, belajar menyanyi, menari, rap, akting, dan bahasa asing. Mereka juga belajar tentang etiket, kepribadian, dan cara berinteraksi dengan penggemar.

– Evaluasi yang Konstan: Trainee dievaluasi secara berkala oleh agensi mereka, dan hanya mereka yang menunjukkan potensi terbesar yang diizinkan untuk melanjutkan pelatihan.

– Debut yang Sulit: Bahkan setelah bertahun-tahun pelatihan, tidak ada jaminan bahwa seorang trainee akan debut. Agensi hanya mendebutkan kelompok yang menurut mereka memiliki peluang terbaik untuk sukses.

– Popularitas yang Fluktuatif: Setelah debut, idola K-Pop harus terus bekerja keras untuk mempertahankan popularitas mereka. Industri ini sangat dinamis, dan selera publik dapat berubah dengan cepat.

4. Masalah Kesehatan Mental yang Meningkat
Tekanan ekstrem untuk mempertahankan penampilan, persaingan yang ketat, dan kurangnya privasi dapat berdampak negatif pada kesehatan mental para idola K-Pop. Sayangnya, masalah kesehatan mental seringkali diabaikan atau bahkan distigmatisasi di industri.

– Kurangnya Dukungan: Idol K-Pop seringkali tidak memiliki dukungan yang memadai untuk mengatasi masalah kesehatan mental mereka. Agensi mungkin fokus pada karir idola daripada kesejahteraan mereka.

– Stigma: Terdapat stigma seputar masalah kesehatan mental di Korea Selatan. Idola mungkin takut untuk mencari bantuan karena takut akan dicap sebagai lemah atau tidak profesional.

– Kasus Bunuh Diri: Tragisnya, ada beberapa kasus bunuh diri di kalangan idola K-Pop yang telah menyoroti masalah kesehatan mental di industri ini. Kasus-kasus ini telah mendorong beberapa orang untuk menyerukan perubahan dalam cara agensi memperlakukan artis mereka.

5. Kurangnya Privasi dan Obsesi Penggemar
Idol K-Pop memiliki sedikit atau bahkan tidak memiliki privasi. Mereka terus-menerus difoto dan direkam oleh penggemar, dan kehidupan pribadi mereka seringkali menjadi konsumsi publik.

Beberapa penggemar, yang dikenal sebagai “sasaeng,” bahkan akan melakukan tindakan ekstrem untuk mendekati idola mereka, seperti membuntuti mereka, masuk ke rumah mereka, atau mengirimkan hadiah yang tidak pantas.

– Tekanan Konstan: Tekanan konstan untuk selalu tampil sempurna dan selalu menyenangkan penggemar dapat sangat melelahkan bagi para idol.

– Pelanggaran Privasi: Kurangnya privasi dapat menyebabkan kecemasan, ketakutan, dan perasaan tidak aman bagi para idol.

– Tindakan Ekstrem Sasaeng: Tindakan ekstrem sasaeng dapat membahayakan keselamatan dan kesejahteraan para idol.

Dunia K-Pop adalah industri yang kompleks dan multifaset dengan banyak fakta yang mengejutkan. Di balik gemerlap dan kesuksesan yang tampak, terdapat realitas yang seringkali sulit dan menantang bagi para idola.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa K-Pop telah mendominasi di berbagai belahan penjuru dunia sebagai kekuatan budaya yang besar, dan terus berkembang yang mampu memberikan ruang dari generasi ke generasi.***

Menyisakan Soodam dan Zuu 4 Member Secret Number Resmi Hengkang dari Grup

Menyisakan Soodam dan Zuu: 4 Member Secret Number Resmi Hengkang dari Grup

JOURNALPOS – Industri K-Pop kembali dikejutkan dengan berita yang kurang menyenangkan dari Secret Number, sebuah idol grup besutan agensi Vine Entertainment.

Setelah beredar rumor yang cukup lama, akhirnya Vine Entertainment secara resmi mengumumkan bahwa empat dari enam anggota girl group Secret Number memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak mereka.

Pengumuman ini meninggalkan penggemar dengan perasaan campur aduk, antara sedih, terkejut, dan spekulasi tentang masa depan grup Secret Number.

Grup yang resmi debut pada 19 Mei 2020 dengan single “Who Dis?” ini awalnya beranggotakan 5 member yaitu Dita, Denise, Lea, Jinny, dan Soodam.

Kemudian, pada tanggal 29 September 2021, Vine Entertainment mengumumkan bahwa Denise tidak lagi berpartisipasi dalam comeback grup tersebut karena negosiasi kontrak yang sedang berlangsung tidak berjalan mulus.

Di tengah hiatus Denise, grup ini tetap merilis single comeback mereka “Fire Saturday” pada 27 Oktober 2021 bersamaan dengan penambahan member baru yaitu Minji dan Zuu.

Secara resmi, pada 5 Februari 2022, Denise mengonfirmasi kepergiannya dari grup Secret Number dan Vine Entertainment di Instagram.

Tiga tahun kemudian, pada 2 April 2025, Vine Entertainment mengumumkan di media sosial mereka bahwa Lea telah memilih untuk keluar dari Secret Number dan tidak memperpanjang kontrak dengan perusahaan tersebut.

Melansir dari Soompi (media kawakan berbasis di Seoul dan San Francisco yang fokus pada budaya K-Pop) menyebut, pada tanggal 4 April 2025, Dita, Jinny, dan Minji merilis pernyataan kolektif yang mengumumkan kepergian mereka dari Secret Number dan juga agensi Vine Entertainment.

Pengumuman ini secara efektif menyisakan hanya dua anggota yang tersisa di Secret Number yaitu Soodam dan Zuu, yang juga terkonfirmasi melalui postingan Instagram Secret Number Official (dimana setiap update story hanya berisi 2 member).

Hal ini tentu memicu pertanyaan besar di kalangan K-Net (sebutan untuk netizen K-Pop atau penggemar K-Pop) tentang apa yang akan terjadi dengan grup tersebut, apakah mereka akan terus berpromosi sebagai duo, atau Vine Entertainment akan melakukan perekrutan anggota baru.

Meskipun Vine Entertainment tidak secara eksplisit menyebutkan alasan di balik keputusan hengkangnya 4 member tersebut, berbagai spekulasi mulai bermunculan di kalangan K-Net dan media K-Pop di Korea Selatan.

Beberapa spekulasi dari K-Net dan media K-Pop yang mungkin berkontribusi pada keputusan hengkangnya Lea, Dita, Jinny, dan Minji antara lain:

– Ketidakjelasan Arah dan Aktivitas Grup: Secret Number debut pada tahun 2020 dan sempat mencuri perhatian dengan konsep mereka yang unik dan keberagaman anggota. Namun, setelah beberapa perilisan lagu, aktivitas grup terasa melambat dan kurang fokus. Beberapa penggemar merasa bahwa Vine Entertainment kurang memberikan dukungan dan promosi yang memadai untuk Secret Number.

– Perbedaan Visi dan Tujuan: Tidak menutup kemungkinan bahwa para anggota memiliki visi dan tujuan karir yang berbeda dengan arah yang ditawarkan oleh Vine Entertainment. Beberapa anggota mungkin ingin mengejar proyek solo, fokus pada akting, atau bahkan mengejar pendidikan mereka.

– Kondisi Kontrak yang Kurang Menguntungkan: Meskipun tidak ada informasi resmi tentang detail kontrak, seringkali kontrak antara agensi hiburan dan artis K-Pop menjadi sumber permasalahan. Kondisi kerja yang berat, pembagian keuntungan yang tidak adil, dan kurangnya kontrol atas karir mereka sendiri dapat menjadi alasan bagi artis untuk tidak memperpanjang kontrak.

– Rumor Internal Grup: Sebelum pengumuman resmi, beberapa rumor tentang ketegangan internal di antara anggota atau masalah dengan staf agensi sempat beredar di kalangan K-Net. Meskipun sulit untuk memvalidasi kebenaran rumor tersebut, hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan member untuk hengkang.

Dampak Terhadap Secret Number dan Masa Depan Grup

Kepergian Lea, Dita, Jinny, dan Minji tentu saja memberikan dampak signifikan terhadap Secret Number. Dengan hanya dua anggota yang tersisa, Soodam dan Zuu, masa depan grup menjadi tidak pasti.

Beberapa opsi yang disarankan dari K-Net dan media K-Pop tentang masa depan Secret Number antara lain:

– Melanjutkan Promosi sebagai Duo: Minji dan Zuu dapat terus berpromosi sebagai Secret Number dengan konsep dan musik yang baru. Namun, hal ini akan membutuhkan penyesuaian yang signifikan dan mungkin akan terasa berbeda bagi para penggemar yang sudah terbiasa dengan formasi awal.

– Merekrut Anggota Baru: Vine Entertainment dapat melakukan audisi dan merekrut anggota baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi Secret Number untuk terus berkembang dan memperluas basis penggemar mereka. Namun, proses adaptasi dan membangun chemistry dengan anggota baru akan membutuhkan waktu dan usaha.

– Membubarkan Grup: Pilihan yang paling ekstrem adalah membubarkan Secret Number secara permanen. Meskipun ini adalah pilihan yang sulit, Vine Entertainment mungkin merasa bahwa mempertahankan grup dengan hanya dua anggota atau merekrut anggota baru terlalu berisiko atau tidak menguntungkan secara finansial.

Kepergian Lea, Dita, Jinny, dan Minji dari Secret Number merupakan pukulan yang menyakitkan bagi para penggemar dan industri K-Pop secara keseluruhan. Meskipun masa depan Secret Number masih belum pasti, K-Net berharap agar Vine Entertainment dapat membuat keputusan yang terbaik untuk kepentingan grup dan para anggotanya.***

Profil dan Biodata Lengkap Secret Number Grup KPop Pertama yang Merekrut Member dari Indonesia

Profil dan Biodata Lengkap Secret Number: Grup KPop Pertama yang Merekrut Member dari Indonesia

JOURNALPOS – Secret Number adalah salah satu grup K-Pop yang tengah mencuri perhatian, sebuah grup wanita multinasional yang unik karena menjadi grup K-Pop pertama yang merekrut member dari Indonesia.

Industri musik K-Pop terus berkembang pesat, tidak hanya di negara Korea Selatan maupun di Indonesia, tetapi juga secara global.

Dengan konsep musik yang inovatif, koreografi yang memukau, dan visual yang menarik, K-Pop berhasil memikat hati jutaan penggemar di seluruh dunia, salah satunya adalah Secret Number.

Artikel ini akan mengupas tuntas profil dan biodata lengkap dari masing-masing member Secret Number, menelusuri perjalanan karier mereka, dan membahas dampak kehadiran member Indonesia dalam grup ini. Mari kita simak lebih dalam!

Secret Number, sering disingkat SN, adalah grup vokal wanita asal Korea Selatan yang dibentuk oleh Vine Entertainment. Mereka debut pada tanggal 19 Mei 2020 dengan single “Who Dis?”.

Grup ini awalnya terdiri dari lima member, yaitu Léa, Dita, Jinny, Soodam, dan Denise. Namun, pada bulan Oktober 2021, Denise memutuskan untuk mengakhiri kontraknya dengan Vine Entertainment dan keluar dari grup. Sebagai gantinya, Vine Entertainment menambahkan dua member baru, Zuu dan Minji, untuk melanjutkan perjalanan Secret Number.

Nama “Secret Number” sendiri memiliki makna yang mendalam. Angka rahasia melambangkan kombinasi unik dari member-member yang berbeda, dengan potensi dan daya tarik masing-masing. Vine Entertainment berharap bahwa Secret Number akan menjadi grup yang dapat menarik perhatian penggemar dari seluruh dunia dengan pesona dan talenta yang tak terduga.

Secret Number Formasi Awal

Secret Number (formasi awal).

Berikut adalah profil lengkap dari masing-masing member Secret Number:

1. Léa (레아)
– Nama Panggung: Léa (레아)
– Nama Lahir: Ogawa Mizuki (小川 美月)
– Tanggal Lahir: 12 Agustus 1995
– Tempat Lahir: Tokyo, Jepang
– Posisi: Leader, Vokalis
– Zodiak: Leo
– Tinggi Badan: 164 cm
– Golongan Darah: B

2. Dita Karang (디타 카랑)
– Nama Panggung: Dita (디타)
– Nama Lahir: Anak Agung Ayu Puspa Aditya Karang
– Tanggal Lahir: 25 Desember 1996
– Tempat Lahir: Yogyakarta, Indonesia
– Posisi: Main Dancer, Vokalis
– Zodiak: Capricorn
– Tinggi Badan:166 cm
– Golongan Darah: O

3. Jinny Park (진희 박)
– Nama Panggung: Jinny (진희)
– Nama Lahir: Park Jin-hee (박진희)
– Tanggal Lahir: 20 Januari 1998
– Tempat Lahir: Los Angeles, California, Amerika Serikat
– Posisi: Main Rapper, Vokalis
– Zodiak: Aquarius
– Tinggi Badan: 165 cm
– Golongan Darah: B

4. Soodam (수담)
– Nama Panggung: Soodam (수담)
– Nama Lahir: Lee Soo-dam (이수담)
– Tanggal Lahir: 9 November 1999
– Tempat Lahir: Seoul, Korea Selatan
– Posisi: Vokalis
– Zodiak: Scorpio
– Tinggi Badan: 162 cm
– Golongan Darah: A

5. Denise (데니스)
– Nama Panggung: Denise
– Nama Lahir: Denise Kim/Kim Jinsil (김진실)
– Tanggal Lahir: 11 January 2001
– Tempat Lahir: Houston, Texas, Amerika Serikat
– Posisi: Main Vokalis, Maknae
– Zodiak: Capricorn
– Tinggi Badan: 168 cm
– Golongan Darah: O

6. Zuu (주)
– Nama Panggung: Zuu (주)
– Nama Lahir: Ji Yeong-min (지영민)
– Tanggal Lahir: 19 Maret 2000
– Tempat Lahir: Korea Selatan
– Posisi: Vokalis, Rapper
– Zodiak: Pisces
– Tinggi Badan: 162 cm
– Golongan Darah: B

7. Minji (민지)
– Nama Panggung: Minji (민지)
– Nama Lahir: Park Min-ji (박민지)
– Tanggal Lahir: 31 Maret 2001
– Tempat Lahir: Korea Selatan
– Posisi: Vokalis
– Zodiak: Aries
– Tinggi Badan: 164 cm
– Golongan Darah: O

Secret Number Formasi Saat Ini

Secret Number (formasi saat ini).

Diskografi Secret Number
Secret Number terus menunjukkan perkembangan musikalitas dan gaya yang unik. Mereka dikenal dengan lagu-lagu yang catchy dan koreografi yang energik. Sejak debutnya, Secret Number telah merilis beberapa single dan album mini yang sukses, di antaranya:

– Single Debut: “Who Dis?” (2020)
– Single Kedua: “Got That Boom” (2020)
– Single Album: “Fire Saturday” (2021)
– Single Album: “Doomchita” (2022)
– Single Album: “Starlight” (2023)

Secret Number adalah grup K-Pop multinasional yang menarik dengan keberagaman member dan talenta yang luar biasa. Kehadiran Dita Karang sebagai member asal Indonesia memberikan warna tersendiri bagi grup ini dan menginspirasi banyak penggemar di seluruh dunia untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di industri musik K-Pop.

Kehadiran Dita Karang sebagai member Secret Number memiliki dampak yang signifikan, terutama bagi penggemar K-Pop di Indonesia dan Asia Tenggara. Dita membuktikan bahwa mimpi untuk menjadi idol K-Pop dapat menjadi kenyataan, terlepas dari kebangsaan. Keberhasilannya menginspirasi banyak anak muda di Indonesia untuk mengejar impian mereka di industri hiburan.

Selain itu, Dita juga menjadi jembatan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan. Dia sering kali memperkenalkan budaya Indonesia kepada member lain dan penggemar K-Pop di seluruh dunia. Keberadaan Dita di Secret Number juga meningkatkan popularitas grup di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.***

Mengguncang Dunia KPop 5 Idol Grup KPop yang Memiliki Member dari Indonesia

Mengguncang Dunia KPop! 5 Idol Grup KPop yang Memiliki Member dari Indonesia

JOURNALPOS – Gelombang Korean Pop atau dunia KPop terus mengalir deras, tak hanya di Asia namun juga di seluruh dunia, terutama di Indonesia.

Daya tarik KPop terletak pada musik yang catchy, koreografi yang energik, visual yang memukau, serta kemampuan agensi dalam membangun branding dan koneksi dengan penggemar.

Lebih dari sekadar hiburan, KPop kini menjadi fenomena budaya global, membuka jalan bagi berbagai talenta dari berbagai negara untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi seorang idola.

Indonesia, sebagai negara dengan populasi besar dan budaya yang beragam, tak luput dari pengaruh musik KPop.

Kecintaan masyarakat Indonesia terhadap KPop tercermin dari tingginya angka streaming, penjualan album, serta partisipasi dalam berbagai acara yang berkaitan dengan budaya Korea.

Lebih membanggakan lagi, beberapa talenta muda Indonesia berhasil menembus industri KPop yang kompetitif dan debut sebagai anggota (member) grup idol di sejumlah agensi besar di Korea Selatan.

Berikut lima grup idol KPop yang memiliki anggota atau member berkebangsaan Indonesia, memberikan gambaran singkat tentang grup tersebut, perjalanan karir anggota dari Indonesia, serta kontribusi mereka terhadap grup KPop.

1. Secret Number

Secret NumberSecret Number adalah grup idol wanita di bawah naungan Vine Entertainment yang debut pada tahun 2020 dengan single “Who Dis?”. Grup ini terdiri dari enam member dengan latar belakang kewarganegaraan yang berbeda-beda, yaitu: Léa (Korea Selatan), Dita (Indonesia), Jinny (Korea-Amerika), Minji (Korea Selatan), Zuu dan Soodam (Korea Selatan).

Dita Karang, atau yang memiliki nama lengkap Anak Agung Ayu Puspa Aditya Karang, menjadi sorotan sejak debutnya. Ia adalah wanita Indonesia pertama yang berhasil debut sebagai idol KPop, membuka jalan bagi generasi muda Indonesia yang bermimpi untuk berkarier di industri hiburan Korea Selatan.

Sebelum terjun ke dunia KPop, Dita Karang telah menunjukkan bakat menarinya sejak kecil. Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan menari, termasuk balet. Setelah lulus dari American Musical and Dramatic Academy (AMDA) di New York City, ia mengikuti audisi yang diselenggarakan oleh Vine Entertainment dan berhasil lolos.

Dita Karang memiliki peran penting dalam Secret Number, tidak hanya sebagai seorang penari utama, tetapi juga sebagai duta yang memperkenalkan budaya Indonesia kepada para penggemar KPop di seluruh dunia.

Ia seringkali menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasinya dengan penggemar Indonesia, serta mempromosikan pariwisata dan kuliner Indonesia melalui berbagai platform media sosial. Kehadiran Dita Karang juga memberikan warna tersendiri dalam Secret Number, menambah keragaman dan daya tarik grup.

2. BEAUTY BOX

Beauty BoxBEAUTY BOX adalah grup idola wanita yang debut pada tahun 2021 di bawah naungan BY-U Entertainment. Grup ini memiliki konsep yang unik dengan menggabungkan elemen kecantikan dan musik. Via adalah anggota dari Indonesia yang turut menghiasi barisan idola di grup ini.

Via, yang memiliki nama lengkap Viankha Jesslyn, dengan pesona wajahnya yang menawan dan kemampuan menarinya yang lincah, membawa warna tersendiri bagi BEAUTY BOX. Ia menjadi salah satu anggota yang mendapatkan banyak perhatian dari penggemar.

Keberhasilannya debut sebagai anggota BEAUTY BOX menunjukkan dedikasi dan kerja kerasnya dalam mengejar mimpinya sebagai seorang idol KPop.

Via memiliki peran penting dalam BEAUTY BOX, khususnya dalam menampilkan koreografi yang energik dan memukau. Ia juga aktif berinteraksi dengan penggemar melalui berbagai platform media sosial. Kehadirannya sebagai anggota dari Indonesia memberikan dimensi internasional bagi BEAUTY BOX dan memperluas jangkauan penggemar grup.

3. XODIAC

XodiacXODIAC (Extraordinary Ones Discovering Idol Artistic Creativity) adalah grup idol pria yang debut pada tahun 2023 di bawah naungan One Cool Jacso (OJC Newbies). Grup ini memiliki formasi anggota yang cukup unik dengan kombinasi antara anggota Korea dan internasional. Salah satu anggotanya adalah Zayyan, talenta muda berbakat dari Indonesia.

Zayyan, dengan nama lengkap Muhammad Rifki Fahri Zayyan, menarik perhatian penggemar KPop karena kemampuan vokalnya yang memukau dan pesonanya yang karismatik. Ia menjadi idola KPop pria pertama dari Indonesia yang berhasil debut dengan grup besar.

Sebelum debut bersama XODIAC, Zayyan pernah mengikuti ajang pencarian bakat “Rising Star Indonesia” pada tahun 2018 dan menunjukkan kemampuan vokalnya yang luar biasa. Ia kemudian bergabung dengan OCJ Newbies dan menjalani masa pelatihan yang intensif sebelum akhirnya debut sebagai anggota XODIAC.

Zayyan berkontribusi signifikan terhadap XODIAC melalui kemampuan vokalnya yang stabil dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan penggemar secara aktif.

Ia juga seringkali menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan penggemar Indonesia, membangun ikatan yang kuat antara XODIAC dan penggemar di Indonesia. Kehadiran Zayyan semakin memperkaya keragaman XODIAC dan membuktikan bahwa talenta dari Indonesia memiliki potensi besar untuk bersinar di industri KPop.

4. VVUP

VvupVVUP adalah grup idola wanita yang baru saja debut di bawah naungan Ego Entertainment pada tahun 2024. Grup ini terdiri dari empat anggota, salah satunya adalah Kim, yang merupakan talenta muda dari Indonesia. Debut mereka cukup dinantikan karena konsep dan visual yang menjanjikan.

Wanita dengan nama lengkap Kimberley Fransa Salim ini membawa semangat dan energi yang menyegarkan bagi VVUP. Sebagai pendatang baru di industri KPop, Kim memiliki potensi besar untuk berkembang dan menunjukkan bakatnya.

Debutnya yang sukses bersama VVUP menunjukkan persiapan yang matang dan kemampuan yang telah diasah selama masa pelatihan (trainee).

Sebagai anggota termuda (maknae) di VVUP, Kim diharapkan membawa semangat dan keceriaan bagi grup. Kemampuan menari dan vokalnya juga akan menjadi kontribusi berharga dalam penampilan VVUP di atas panggung. Kehadiran Kim semakin memperkaya representasi Indonesia di industri KPop.

5. Hearts2Hearts

Hearts2heartsHearts2Hearts adalah grup idola wanita yang debut pada tahun 2024 di bawah naungan salah satu dari tiga agensi besar di Korea Selatan, yaitu SM Entertainment. Grup ini menarik perhatian karena konsep persahabatan dan kebersamaan yang mereka usung. Salah satu anggotanya adalah Carmen, yang berasal dari Indonesia.

Carmen, dengan nama lengkap Nyoman Ayu Carmenita, memiliki kemampuan vokal yang lembut dan visual yang menenangkan, memberikan nuansa yang harmonis bagi Hearts2Hearts. Ia menjadi salah satu daya tarik utama grup.

Debutnya bersama Hearts2Hearts berhasil menunjukkan bahwa remaja kelahiran Bali, Indonesia ini telah mempersiapkan diri dengan baik untuk terjun ke industri KPop.

Carmen memiliki potensi untuk menjadi vokalis yang menonjol di Hearts2Hearts. Kemampuannya berinteraksi dengan penggemar dan kepribadiannya yang ramah juga akan menjadi aset berharga bagi grup. Kehadirannya sebagai anggota dari Indonesia semakin memperkaya keragaman Hearts2Hearts dan memperluas jangkauan penggemar grup ke Indonesia.

Keberhasilan Dita Karang, Via, Zayyan, Kim, dan Carmen debut sebagai member idol grup KPop merupakan bukti nyata bahwa talenta dari Indonesia memiliki potensi besar untuk bersinar di industri hiburan global. Mereka tidak hanya membawa kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang bermimpi untuk berkarier di dunia KPop.***

BABY MONSTER, Girl Grup dari YG Entertainment Digadang-gadang Bakal Fenomenal, Seperti Apa Debutnya

JOURNALPOS – Perusahaan musik atau Agensi YG Entertainment yang berbasis di Korea Selatan secara resmi memperkenalkan girl grup barunya yaitu BABY MONSTER.

Agensi tersebut mengunggah video teaser dari tujuh anggota girl grup BABY MONSTER di saluran YouTube resmi YG Entertainment pada 1 Januari 2023.

Dalam video berdurasi satu setengah menit itu, BABY MONSTER memamerkan keterampilan menyanyi dan menari mereka kepada girl grup YG Entertainment yang sudah mapan, yaitu WINNER, BLACKPINK, dan AKMU.

Idol K-Pop BABY MONSTER yang juga dikenal sebagai BAEMON, adalah girl grup beranggotakan tujuh orang yang berada di bawah naungan agensi YG Entertainment.

Sebelumnya, Jisoo BLACKPINK menyebutkan dalam sebuah wawancara bahwa BABY MONSTER adalah salah satu nama potensial grup sebelum debut.

Sejarah singkat BABY MONSTER dimulai pada 12 Desember 2019, YG Entertainment secara resmi memperkenalkan idol baru mereka dengan nama BABY MONSTER.

Lalu, pada 18 Februari 2020, perusahaan tersebut menambahkan sebutan idol baru mereka dengan nama BAEMON.

Pada Februari 2020, YG Entertainment meluncurkan dua trainee wanita asal China, Jane Wang dan Vicky Wei, melalui acara survival China Idol Producer 3.

Dalam deskripsi profil trainee untuk acara tersebut, muncul nama BABY MONSTER  juga, mereka memperkenalkan diri menggunakan nama grup di episode pertama acara tersebut.

Selanjutnya pada 1 September 2020, laporan ekspektasi kinerja YG Plus menyatakan bahwa girl grup baru “BABY MONSTER” siap untuk memulai debut.

Kemudian pada 13 November 2020, sebuah laporan keuangan dari Hana Financial mengisyaratkan bahwa YG Entertainment akan mendebutkan girl grup baru di awal tahun 2021.

Outlet media EDAILY melaporkan lebih dari 10 label hiburan berencana untuk mendebutkan grup pria dan wanita baru mereka tahun ini pada 2 Januari 2021, termasuk grup wanita baru YG Entertainment di tahun 2021.

Kemudian pada 5 Februari, YGE mengungkapkan lagi melalui laporan keuangan rencana untuk  mendebutkan girl grup baru pada tahun 2021.

Pada 1 Maret 2021, member dari WINNER ditanyai saat wawancara tentang suara latar dalam lagu “IYAH”, Yoon menjawab bahwa suara tersebut adalah milik anggota TREASURE dan calon anggota girl grup baru YG.

Selanjutnya 18 Mei 2021, OSEN secara eksklusif melaporkan bahwa YG akan mendebutkan girl grup baru pada paruh kedua tahun 2021. Kemudian di hari yang sama, YG Entertainment mengonfirmasi berita tersebut.

Pada Agustus 2021 beberapa artikel menyatakan bahwa YG Entertainment bermaksud untuk memperkenalkan girl grup barunya pada kuartal keempat tahun 2021. Namun, tidak ada debut pada tahun 2021 yang membuahkan hasil dan pada November dan Desember 2021, beberapa artikel menyatakan bahwa debut grup tersebut akan dilakukan.

Sekitar tahun 2022, belakangan pada tahun itu, bocoran yang dirilis oleh DC Insider mengungkapkan bahwa BABY MONSTER akan memulai debutnya pada paruh kedua tahun 2022, sekitar bulan Agustus.

Lalu pada 30 Desember 2022, YG Entertainment meluncurkan poster berjudul “YG Next Movement” yang berisi bayangan 7 gadis, poster tersebut diterapkan tengah malam pada 1 Januari 2023 sebagai hari pengungkapan sesuatu yang berhubungan dengan grup tersebut.

Pada 1 Januari 2023, YG Entertainment merilis trailer debut grup tersebut melalui saluran YouTube mereka, di mana telah dipastikan bahwa grup tersebut diberi nama “BABY MONSTER”.

Kemudian pada hari yang sama dilaporkan bahwa YGE berencana untuk memperkenalkan keterampilan dan informasi anggota BABY MONSTER secara berurutan melalui promosi berkelanjutan, dimulai dengan video perkenalan pertama.

Pada 12 Januari, Haram diperkenalkan melalui pertunjukan langsung sebagai anggota pertama BABY MONSTER, diikuti oleh Ahyeon pada 16 Januari. Pada 19 Januari, Asa, Rora & Ruka semuanya diperkenalkan sebagai anggota dalam video pertunjukan tari, dan Chiquita diperkenalkan melalui pertunjukan langsung pada tanggal 23 Januari.***

10 Idol K-Pop yang Memiliki Black Card, Kartu Elite Para Sultan

JOURNALPOS – Black Card adalah kartu kredit pembayaran yang hanya dimiliki oleh orang-orang dengan penghasilan yang tinggi atau sekitar 200 juta won (sekitar 2,4 miliyar rupiah) setiap tahunnya.

Tidak sembarang orang bisa mendapatkan kartu ini, mereka harus memenuhi banyak persyaratan namun pemegang kartu ini juga mendapat banyak benefit.

Dengan kepopuleran industri K-Pop yang semakin berkembang dan memiliki banyak penggemar, membuat para idol Kpop mendapat penghasilan yang tinggi dari album, royalti, konser ataupun penjualan merchandise.

Tak heran beberapa Kpop idol telah memiliki kartu ini. Kira-kira siapa aja ya idol yang memiliki Black Card ini? Yuk, simak 10 daftar Idol K-Pop yang memiliki Black Card, Kartu Elite Para Miliarder dilansir dari IDXChannel.com.

1. G-Dragon BIGBANG
G-Dragon adalah seorang idol yang sangat sukses yang merupakan leader dari BIGBANG, seorang pengusaha, dan juga pencipta lagu.

Tidak heran jika Ia mempunyai pendapatan yang sangat tinggi sehingga bisa memiliki Black Card, baik dari kegiatannya di BIGBANG maupun kegiatan solo. Total kekayaan G-Dragon pada tahun 2017 diperkirakan mencapai Rp283 Miliar.

2. Taeyang BIGBANG
Masih dari grup yang sama, Taeyang juga diketahui memiliki Black Card sama seperti G-Dragon. Selain sukses sebagai bagian dari BIGBANG, Taeyang juga sukses menjadi seorang penyanyi solo.

Ia diketahui memiliki Black Card saat mengeluarkannya di dalam acara bernama Show Me Your Card. Taeyang juga diketahui memiliki penghasilan bersih mencapai USD25 Juta.

3. Suho EXO
Leader dari EXO ini diketahui memiliki Black Card saat para member EXO diminta untuk membongkar isi dompet mereka dalam acara Exo’s Showtime. Suho juga dikenal sebagai seseorang yang loyal.

Suho bahkan pernah mentraktir makan anggota EXO yang nominalnya mencapai Rp9 Juta dengan memakai Black Card tersebut.

4. Taeyeon Girls’ Generation
Seorang idol cantik nan berbakat dari grup Girls’ Generation atau SNSD ini diketahui memiliki Black Card lantaran mengeluarkannya untuk membayar beberapa barang yang diminta dalam salah satu episode Taengoo TV (TGTV).

Taeyeon sudah lama berkecimpung di dunia idol dan cukup aktif membintangi beberapa iklan dan mengisi soundtrack drama.

5. Jin BTS
Di ulang tahunnya yang ke 27,  akun Twitter Official BTS membagikan video saat Jin melakukan pembayaran transaksi untuk staff dan membernya.

Kartu yang dipakai Jin membuat banyak penggemar salah fokus, karena kartu yang Ia gunakan adalah Black Card Hyundai.

6. Jungkook BTS
Selain Jin, Jungkook juga diketahui memiliki Black Card. Hal ini diketahui dari salah satu episode Run, di mana Jungkook terlihat menggunakan kartu tersebut.

Memiliki Black Card adalah hal yang sangat wajar, mengingat kesuksesan dan kepopuleran Jungkook hingga kancah internasional.

7. Suga BTS
Satu lagi member dari BTS yang diketahui memiliki Black Card adalah Suga. Selain sukses menjadi member BTS, Suga juga sukses menjadi seorang produser dari berbagai proyek lagu. Penghasilannya pun pastinya sangat besar.

8. Jaehyun NCT
Dalam salah satu video NCT, banyak penggemar yang memerhatikan bahwa Jaehyun memiliki Black Card. Selain aktif sebagai member NCT, Jaehyun juga dikenal sebagai penulis lagu dan aktor yang memerankan sebuah serial televisi berjudul Dear. M.

9. Sandara Park
Sandara Park adalah seorang idol mantan member 2NE1 yang sukses membuat para penggemarnya terkaget-kaget. Bagaimana tidak? Dalam sebuah acara televisi bernama Getting Beauty, Ia terlihat mengeluarkan Black Card dan menggunakannya untuk membuat alis!

10. Jennie Blackpink
Mungkin banyak orang yang tidak menyangka bahwa Jennie memiliki sebuah Black Card. Ia sempat tertangkap kamera sedang makan bersama salah satu member Red Velvet, Irene, di sebuah restoran di Los Angeles, Amerika Serikat. Dalam sebuah foto, Jennie diketahui meletakkan Black Cardnya di atas tagihan.***

Jisoo BLACKPINK, Member yang Kini Merambah ke Dunia Akting, Intip Profilnya Berikut

JOURNALPOS – Jisoo atau Kim Jisoo merupakan satu-satunya anggota dari girlgrup asal Korea Selatan yakni Blackpink yang terjun ke dunia akting.

Belakangan, nama Jisoo Blackpink sempat mengundang kontroversi karena membintangi salah satu drama Korea yang tengah dibintanginya saat ini.

Sebelum debut bersama Blackpink, Jisoo juga tampil di beberapa iklan komersial seperti Samsonite RED bersama aktor ternama Lee Min Ho dan juga Smart Uniform bersama iKON.

Kim Jisoo yang terkenal dengan kepribadian 4D ini juga sempat tampil sebagai bintang musik video Epik High, dan Hi Suhyung.

Ia juga sempat menjadi cameo di drama KBS The Producers dan Artdhal Chronicles sebagai pasangan Song Joong Ki.

Jisoo alias Kim Jisoo lahir pada 3 Januari 1995 di Gunpo, Korea Selatan. Ia memiliki seorang kakak laki-laki dan perempuan.

Dia menjadi trainee YG Entertainment pada Agustus 2011 dan dilatih selama lima tahun. Lalu, pada Agustus 2016, ia pun menjadi anggota Blackpink sebagai vokalis dan visual utama dalam grup.

Kecantikannya merupakan salah satu yang tak terlepas dari profil Kim Jisoo yang cukup populer di masa sekolah karena penampilan dan bakatnya.

Ia sempat mengenyam pendidikan di School Of Performing Arts High School. Namun, akhirnya pindah sekolah ketika keluarganya berangkat ke Seoul. Dia juga bisa memainkan drum tradisional dan gitar.

Kim Jisoo memiliki seorang anjing yang bernama Dalgom yang sering tidur dengannya sehingga tidak pernah bermimpi buruk.

Dia juga berteman dekat dengan Nayeon Twice, Seulgi Red Velvet, Sowon, hingga Bona WJSN.

Biodata Jisoo Blackpink:
Nama : Kim Jisoo
Hangul: (지수)
Nama Panggilan: Chi Choo, Jichu
Lahir: 3 Januari 1995
Tempat Lahir : Korea Selatan
Tinggi: 162 cm
Golongan darah: A
Instagram: sooyaaa__
Saudara: 2

Dalam jajak pendapat musik tahunan Gallup Korea untuk tahun 2018, Kim Jisoo atau Jisoo Blackpink menduduki peringkat ke-10 sebagai idol paling populer di Korea Selatan.

Ia menerima 4,8% suara dan pada April 2019, Jisoo menduduki peringkat 10 idola K-Pop yang paling banyak diikuti di Instagram, dengan 12,8 juta pengikut.

Sejumlah endorsement dan prestasi juga telah banyak diraih oleh Jisoo, diantaranya sebagai berikut:

1. Endorsement Jisoo Blackpink
KISS ME (with Rosé) (2018)
Dior Beauty (2019)
itMICHAA (2021)
Dior (2021)
CELEBe (2021)
Cartier (2022)

2. Video Musik Jisoo Blackpink
Epik High – (Spoiler) + (Happen Ending) (2014)
Hi Suhyun – (I am Different) (2014)

3. Drama Jisoo Blackpink
2015 – The Producers di KBS2
2017 – A Part Time Idol di SBS
2019 – Arthdal Chronicles di TVN
2021 – Snowdrop di JTBC

4. Iklan Komersial Jisoo Blackpink
Samsonite Red dengan Lee Min Ho (2015)
Nikon 1 J5 (2015)
Smart Uniform dengan iKON (2015-2016)
LG dengan iKON (2016)
Angel Snow dengan Naver (2017)

Beberapa drama Korea yang dibintangi oleh Kim Jisoo atau Jisoo Blackpink:

1. The Producers (2015)
2. Arthdal Chronicles (2019)
3. Snowdrop (2021)

Untuk diketahui, Blackpink dengan 4 orang member di dalamnya merupakan idol grup asal Korea Selatan besutan agensi YG Entertainment.

Blackpink yang beranggotakan Jisoo, Lisa, Rose dan Jenie itu saat ini tengah naik daun di kancah musik KPop baik di Korea Selatan maupun internasional.***

YG Entertainment Beri Bocoran Comeback BLACKPINK Dengan Lagu Baru Berjudul Pink Venom

JOURNALPOS – Girl grup Blackpink mengungkap telah menyiapkan sebuah lagu dari album studio keduanya berjudul Pink Venom untuk diperdengarkan ke publik.

Agensi YG Entertainment yang menaungi girl grup Blackpink menyebut lagu Pink Venom itu akan rilis pada 19 Agustus 2022.

Lagu dan video musik Pink Venom dari Blackpink akan diputar di berbagai layanan streaming musik dan YouTube pada pukul 13.00 waktu Korea.

Blackpink, idol grup asal Korea Selatan besutan YG Entertainment itu digadang-gadang dapat menembus ratusan juta tonton dari lagu Pink Venom.

“Kombinasi warna yang melambangkan Blackpink dan kata yang berarti racun sangat kuat pada lagu itu,” kata seorang pejabat perusahaan YG Entertainment, dilansir Yonhap News, Senin (8/8/2022).

Sepekan yang lalu, grup beranggotakan empat orang itu mengatakan dalam video teaser bahwa mereka merilis beberapa lagu dari album yang sangat dinanti-nanti itu pada Agustus, sebelum merilis album pada September 2022.

Pada Oktober 2022, Blackpink yang beranggotakan Jisoo, Lisa, Rose dan Jennie itu akan memulai tur dunia terbesarnya untuk bertemu dengan penggemar internasionalnya.

Album mendatang akan menandai proyek pertama Blackpink dengan keempat anggota dalam satu tahun 10 bulan.

Rilisan terakhir idol grup tersebut terjadi pada Oktober 2020 dengan album full-length pertama mereka berjudul The Albums.

The Albums memuat single utama seperti Lovesick Girls dan How You Like That yang menjadi lagu pra rilis.

Agensi YG Entertainment membocorkan bahwa nama proyek album untuk comeback dari grup yang berdiri sejak 2016 ini adalah “Born Pink”.

YG Entertainment menilai bahwa Born Pink menyiratkan identitas Blackpink yang tidak biasa dan memancarkan aura yang sangat bersinar.

Belum lama ini, Blackpink memperpanjang keunggulannya sebagai grup musik dengan pengikut terbanyak di saluran YouTube yang mencapai 75 juta pelanggan.***