Arsip Tag: NZE

Kiprah Pertamina Wujudkan Target NZE Indonesia 2022 Akan Di Ulas di SOE International Conference Expo

JOURNALPOS – Melalui kiprah perusahaan negara di sektor energi yakni Pertamina, Kementerian BUMN terus berupaya mengejar target Indonesia bebas emisi atau Net Zero Emission tahun 2060.

Dalam mengemban perannya mengelola energi nasional, Pertamina Group telah menetapkan komitmen Net Zero Emission atau NZE guna mewujudkan aspirasi sebagai perusahaan energi global yang ramah lingkungan, mendukung agenda transisi energi, dan berkontribusi dalam target perubahan iklim.

Komitmen NZE Pertamina tersebut sejalan dengan Kebijakan Keberlanjutan melalui 10 fokus, yakni mengatasi perubahan iklim, mengurangi jejak lingkungan, melindungi keanekaragaman hayati, kesehatan dan keselamatan, pencegahan insiden skala besar, perekrutan, pengembangan dan retensi karyawan, inovasi dan penelitian, keterlibatan dan dampak komunitas, keamanan digital, serta Etika Perusahaan.

“Target Net Zero Emission ini tanggung jawab bersama Pemerintah dan seluruh komponen bangsa. Kiprah BUMN sangat strategis karena ikhtiran menurunkan emisi akan menyelamatkan bumi dan tentu akan menjaga keberlangsungan hidup manusia di masa depan,” ujar Pahala N. Mansury, Wakil Menteri BUMN I di Jakarta (11/10).

Dalam rangka mengkonsolidasikan sumber daya BUMN, lanjut Pahala, Kementerian BUMN akan melibatkan sejumlah klaster BUMN dalam SOE International Conference & Expo di Nusa Dua Bali 18-19 Oktober 2022 mendatang.

“BUMN akan menyampaikan kemajuan-kemajuan program yang telah dicanangkan dan Kementerian BUMN akan menfasilitasi pertemuan dengan investor potensial,” imbuh Pahala.

Sementara itu Pj. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Heppy Wulansari menyampaikan bahwa Pertamina akan hadir dalam SOE International Conference & Expo sebagai wujud komitmen terhada target NZE Indonesia 2060.

Menurutnya, untuk mencapai target tersebut Pertamina telah mengimplementasikan dua program utama yakni dekarbonisasi bisnis dan akselerasi green business.

Pertamina, lanjut Heppy, juga telah menyusun orientasi Green Strategy, meningkatkan kapasitas organisasi dan SDM, mengoptimalkan Green Financing, akselerasi teknologi hijau dan inovasi digital, pengembangan bisnis pasar karbon dan lain-lain.

“Segala upaya untuk mengejar target Net Zero Emission, sehingga kiprah BUMN semakin optimal,” pungkas Heppy.***

SOE International Conference Expo: Kementerian BUMN Dorong Pertamina Lanjutkan 8 Inisiatif Strategis Transisi Energi

JOURNALPOS – Kementerian BUMN terus mendorong Pertamina Group, baik Holding maupun Subholding untuk tetap fokus melanjutkan 8 inisiatif strategis untuk mempercepat transisi energi.

Jelang gelaran konferensi internasional dan pameran BUMN SOE Conference International Conference & Expo, 8 inisiatif strategis transisi energi Pertamina terus didorong Kementerian BUMN.

8 iInisiatif strategis transisi energi Pertamina tersebut meliputi peningkatan kapasitas terpasang Geothermal, pengembangan Green Refinery, komersialisasi Green Hydrogen, pengembangan ekosistem baterai dan penyimpanan energi terintegrasi, pengembangan pabrik Methanol untuk gasifikasi, peningkatan kapasitas pembangkit, pengembangan bioenergi, serta Carbon Capture Utilization & Storage.

Program-program ini sejalan dengan program dekarbonisasi Kementerian BUMN dan merupakan wujud nyata dukungan terhadap Pemerintah Republik Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission atau NZE di tahun 2060.

SOE International Conference & Expo 2022 ini digelar sebagai bentuk komitmen Pemerintah untuk mendukung implementasi aspek Environment, Social & Government (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs), khususnya di sektor Healthcare, Financial Inclusion, Digital Transformation, dan Energy Transition.

“Sebagai agent of development BUMN harus terdepan dalam penerapan ESG dan SDGs demi terlaksananya pembangunan berkelanjutan,”ucap Pahala N.Mansury, Wakil Menteri BUMN I di Jakarta (10/10).

Dalam pameran dan konferensi yang mengangkat Tema “Driving Sustainable & Inclusive Growth”, Kementerian BUMN akan memfasilitasi Pertamina Group untuk melakukan perbincangan, pertemuan dan kesepakatan bisnis dengan investor dari berbagai negara dalam rangka mendukung proyek-proyek transisi energi Pertamina.

“Pertamina akan akan bertemu dengan investor potensial yang mendukung Green Energy, sehingga proyek-proyek transisi energi yang direncanakan dapat diselesaikan sesuai jadwal,”ungkap Pahala.

SOE Conference International & Expo ini akan dihadiri oleh lebih dari 500 peserta, termasuk Kementerian BUMN dari negara-negara G20 dan investor.

Pameran dan Konferensi Internasional BUMN ini akan berlangsung di Nusa Dua, Bali pada 17-18 Oktober 2022 sebagai bentuk partisipasi BUMN jelang Konferensi Tingkat Tinggi Government 20 (KTT-G20) November 2022 mendatang.

Pj. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Heppy Wulansari menjelaskan, Pertamina Group memastikan akan hadirkan update informasi mengenai proyek transisi energi yang telah dimulai beberapa tahun sebelumnya.

Sebagai salah satu entitas BUMN, Pertamina akan hadir bersama Subholding Refinery & Petrochemical, Subholding Power & NRE dan Subholding Upstream dalam SOE International Conference & Exhibition 2022.

“Pertamina Group telah menggarap berbagai proyek sebagai bentuk komitmen mempercepat transisi energi. Proyek-proyek ini akan kami sampaikan di event SOE tersebut,” tandas Heppy.***

Wujudkan Percepatan Transisi Energi, Pertamina Siapkan Strategi Pencapaian Target Net Zero Emission Nasional

JOURNALPOS – Pertamina memegang komitmen pemenuhan target Net Zero Emission atau NZE Nasional dan memberikan kontribusi nyata pada program pemerintah terkait transisi energi.

Melalui percepatan transisi energi yang mencakup berbagai inisiatif dekarbonisasi dan pengembangan bisnis baru, Pertamina berkomitmen mewujudkan NZE Nasional baik secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan pihak lain.

Komitmen NZE Pertamina diwujudkan dengan pengembangan dan penyusunan peta jalan Net Zero Emission yang mencakup strategi dekarbonisasi dan pengembangan bisnis baru berbasis clean and green energy.

Pelaksanaan peta jalan NZE Pertamina didukung oleh carbon accounting dan reporting yang akurat sesuai dengan standard global, implementasi Internal Carbon Pricing dan Carbon Trading, pembentukan dedicated sustainability organization, penguatan fundamental capabilities serta penyelarasan dengan stakeholder terkait.

Peta jalan NZE Pertamina disusun untuk menjadi salah satu acuan dan kerangka kerja yang dapat digunakan oleh stakeholder untuk melihat komitmen Pertamina dalam mencapai target Net Zero Emission serta memenuhi aspek Environment, Social, & Governance (ESG) Perusahaan.

NZE Pertamina akan memuat antara lain rencana strategis jangka panjang perusahaan yang diselaraskan dengan aspirasi dekarbonisasi dan clean & green energy business Pertamina serta  target NZE dari pemerintah, yaitu pada 2060 atau lebih cepat.

Hal ini juga merupakan penegasan dari PT Pertamina guna mendukung komitmen Indonesia sebagai bagian dari komunitas global dalam aksi mitigasi perubahan iklim.

Dalam kerangka tersebut, Pertamina melakukan penandatanganan komitmen oleh Direktur Utama bersama jajaran Direktur Utama Sub Holding Pertamina.

Komitmen ini mencakup aspek strategi serta pathway yang akan dijalankan, serta segala aspek yang mendukung untuk memperkuat pencapaian target NZE dan keberlangsungannya.

Pertamina telah menyiapkan perencanaan dan langkah-langkah yang selaras dengan semua aspek dan area bisnis perusahaan dari hulu ke hilir yang menjamin terpenuhinya misi perusahaan sebagai penyedia energi utama untuk melayani seluruh lapisan masyarakat Indonesia, baik umum, industri maupun pemerintah.

“Kita sudah sama-sama saksikan komitmen yang sudah ditandatangani. Kita menetapkan roadmap Net Zero Emission sebagai dukungan kita kepada Nationally Determined Contribution Indonesia yang baru saja direvisi dan Pemerintah telah menetapkan target yang lebih ambisius jadi kita ikuti,” ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Nicke menambahkan, upaya dekarbonisasi dalam rangka implementasi roadmap NZE diwujudkan dalam beberapa inisiatif strategis berupa upaya efisiensi energi, loss reduction, elektrifikasi dan penggunaan low-carbon fuel maupun green-power generation serta optimalisasi carbon capture and storage di semua lini bisnis perusahaan.

“Indonesia punya potensi untuk karbon capture storage besar sekali. Di asia itu hanya di Indonesia dan Malaysia yang punya. Indonesia banyaknya onshore, Malaysia banyaknya di Offshore. Jadi secara competitive advantage kita punya, oleh karena itu, ini adalah our new oil and gas bussines carbon capture,” imbuh Nicke.

Selain itu, sebagai upaya untuk mengakselerasi implementasi dalam rangka mendukung pemenuhan target penurunan emisi di internal Pertamina dan nasional, Pertamina juga berperan aktif dalam mengembangkan carbon market ecosystem melalui pelaksanaan pilot carbon trading di internal Pertamina.

Pertamina juga turut berkontribusi dalam pengembangan sinergi pengembangan ekonomi karbon antar BUMN.

Untuk implementasi nyata dalam mendukung inisiatif dekarbonisasi, kerja sama juga dilakukan dengan berbagai pihak lainnya, diantaranya Bursa Efek Indonesia terkait Pengembangan Perdagangan Bisnis Karbon, Krakatau Steel dan TEPCO terkait dengan Pengembangan Green Hydrogen, Chiyoda terkait dengan inisiatif CCUS dan lainnya.

“Kita harus menyiapkan masa depan Pertamina dari sekarang karena apa yang kita lakukan semuanya tidak bisa flat begitu saja. Jadi semua rencana harus kita desain untuk masa depan,” tandas Nicke.***