Arsip Tag: HUT Kemerdekaan RI

MEMBLUDAK! Karnaval Cepu Kembali Digelar Tahun Ini, Jalanan Kota Cepu Dipenuhi Lautan Manusia

JOURNALPOS – Karnaval Cepu, Kabupaten Blora kembali digelar pada tahun 2022 ini setelah beberapa tahun vakum karena pandemi Covid-19 yang melanda di seluruh dunia.

Guna menyemarakkan dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 atau tahun 2022, Karnaval Cepu, Kabupaten Blora kembali digelar.

Karnaval Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini dilaksanakan dengan rentang waktu 2 hari yakni pada Senin, 22 dan Rabu, 23 Agustus 2022.

Untuk Lomba Karnaval tingkat TK, SD, dan SMP sederajat digelar pada hari Senin, 22 agustus 2022, sedangkan Karnaval tingkat SMA dan Umum digelar Rabu, 24 agustus 2022.

Berbagai tari kreasi tradisional maupun modern hingga pakaian adat nusantara dan kostum karnival serta atraksi drumband dan barongan maupun barongsai, menjadi daya tarik ribuan masyarakat Cepu dan sekitarnya yang turut hadir menyaksikan jalannya acara Karnaval Cepu tersebut.

Antusias terlihat dari padatnya masyarakat yang berbondong-bondong memenuhi area di sepanjang jalan rute Karnaval Cepu yang dimulai dari Taman Tukbuntung (start) hingga di depan SMA Negeri 1 Cepu (finish).

Pada hari pertama, karnaval tingkat TK, SD, dan SMP sederajat dimulai pada pukul 09:00 WIB, para peserta maupun masyarakat sangat menikmati meriahnya pesta Karnaval Cepu hingga usai jelang pukul 17:00 WIB.

Selanjutnya pada hari kedua, karnaval tingkat SMA, SMK dan Umum dimulai pada pukul 13:00 WIB hingga usai jelang pukul 18:30 WIB.

Rute yang dilalui pun cukup panjang untuk peserta karnaval yakni dimulai dari Taman Tukbuntung, kemudian menuju panggung kehormatan di depan Kantor Camat – Jl. Diponegoro – Jl. Stasiun Kota, Ngareng – Pasar Buah – Plaza Cepu – Ketapang – Tugu 20 Mei – dan finish di depan SMAN 1 Cepu.

Pada Karnaval Cepu tersebut, sejumlah peserta menampilkan berbagai potensi pembangunan dan seni budaya daerah dari seluruh wilayah Indonesia dengan sangat atraktif.

Peserta menampilkan pakaian adat Batak, Bali, Papua, Jawa, dan lainnya serta kemeriahan drumband, hingga ratusan kostum karnival yang diperagakan bak model profesional pada Karnaval Cepu tersebut.

Bupati Blora H. Arief Rohman bersama Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati juga turut hadir secara langsung di panggung kehormatan yang berada di depan kantor Kecamatan Cepu untuk melepas peserta Karnaval serta menyaksikan beragam atraksi yang ditampilkan hingga usai jelang sore hari sekira pukul 17:00 WIB.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Cepu atas semangatnya yang luar biasa dalam menyelenggarakan karnaval memperingati kemerdekaan RI ini.

“Bagus bagus, kreatif, top…!! Melalui karnaval seperti ini, menjadi ajang unjuk kreativitas anak anak. Sekaligus menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air. Tidak lupa dengan adat budaya sendiri,” ucap Bupati.

Sementara itu, mewakili dari pihak panitia penyelenggara HUT RI 77 Kecamatan Cepu, Sekretaris Seksi Karnaval Cepu, Moedjiyono menyampaikan bahwa peserta karnaval pada hari Senin terdiri dari 5 drumband TK, 86 kendaraan hias TK, 4 SD, dan 6 SMP. Sedangkan untuk kategori SMA, SMK, dan Umum berjumlah 24 peserta dengan rincian 4 kategori SMA dan SMK, 20 kategori Umum.

Moedjiyono yang akrab disapa Anton Moedji menambahkan, meskipun jumlah peserta tak sebanyak beberapa tahun lalu, namun lautan manusia membludak memenuhi di sepanjang jalan yang dilewati peserta karnaval.

Salah satu penonton dari wilayah Kabupaten Ngawi saat ditemui awak media mengungkapkan kegembiraannya dapat merasakan momen kemeriahan HUT kemedekaan RI di Kota Cepu ini.

“Sangat meriah dan menghibur, acara seperti ini sudah lama di tunggu-tunggu. Bahkan saya datang kesini mulai pagi-pagi banget biar kebagian tempat buat nonton, kalau gak gitu gak bakal bisa lewat soalnya tempat buat nonton pasti penuh sesak,” ujar Kiki Qhoirotul, warga dari Watujago, Ngawi, Jawa Timur.

“Saya infonya dapat dari sosial media di facebook, kalau tanggal ini di cepu bakal ada karnaval. Selain buat berfoto ria sama peserta kostum karnival juga tentunya,” tambahnya kepada awak media.

Momen ini pun banyak dimanfaatkan oleh para konten kreator video atau YouTubers untuk mengabadikan keseruan karnaval di Cepu tahun ini salah satunya Nila Febrianti, YouTubers dari Kedungtuban.

“Antusias peserta tak seramai tahun sebelumnya, tapi antusias masyarakatnya paling ramai dan berjubel ditahun ini. Bisa dibilang, karnaval termeriah dan terpadat sepanjang sejarah karnaval cepu,” kata Nila.

“Tujuannya sih cari konten buat nambah dan naikin trafik channel YouTube, selain nonton dan juga foto-foto sama peserta,” sambung Nila.

Menurutnya, melalui event yang melibatkan banyak masyarakat seperti karnaval bisa ikut mendorong jalannya ekonomi menengah ke bawah yaitu dengan banyaknya yang jualan makanan, minuman, bahkan jasa parkir.

Tak hanya berdampak bagi masyarakat, peserta maupun pihak penyelenggara serta konten kreator YouTube yang dapat menikmati kemeriahan karnaval tersebut.

Dari sektor ekonomi, para pedagang makanan dan minuman pun tak luput mendulang rezeki imbas dari perayaan karnaval di Cepu pada tahun ini.

Seperti yang kita ketahui selama kurang lebih 2 tahun kebelakang berbagai kegiatan tak terkecuali karnaval maupun peringatan HUT Kemerdekaan ditiadakan mengingat pandemi Covid-19 yang tengah melanda seluruh dunia.

Pada HUT Kemerdekaan RI tahun ini mengambil tema Bangkit Lebih Cepat dan Pulih Lebih Kuat, sesuai dengan situasi dan kondisi negara tercinta ini agar seluruh sektor dapat bangkit dan pulih bersama secara berkesinambungan demi kemajuan dan kemakmuran bangsa tercinta.***

7 Filosofi Makna dan Inspirasi dari Tema dan Logo HUT Kemerdekaan RI ke-77

JOURNALPOS – Pada HUT Kemerdekaan RI ke-77 di tahun ini, tema dan logo telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pemerintah telah menetapkan tema dan logo untuk perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 pada tahun ini.

Setelah lepas dari penjajahan, negara Indonesia merdeka sejak 17 Agustus 1945 dan tahun ini, Indonesia memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77.

Perjalanan untuk sampai pada titik ini tentunya tidak mudah, telah dilakukan banyak usaha, hingga pertumpahan darah untuk bisa seperti sekarang ini.

Maka dari itu, sebagai bangsa Indonesia, kita patut untuk selalu memperingati hari bersejarah tersebut sebagai bentuk penghargaan pahlawan di masa lalu yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Menurut Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, tema besar HUT Kemerdekaan RI ke-77 terinspirasi dari peristiwa yang terjadi selama kurang lebih 2 tahun ke belakang.

Sehingga pada tahun ini HUT Kemerdekaan RI ke-77 diberi tema “Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat”.

Tentunya, kita mengetahui bahwa Indonesia masih berjuang bersama untuk melawan pandemi Covid-19 yang masih ada di sekitar.

Pandemi Covid-19 ini tentunya membuat Indonesia harus menghadapi tantangan dan ujian diantaranya kecemasan sosial, hingga tekanan ekonomi yang cukup berat yang dirasakan oleh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Namun, di tengah keterpurukan ini, semua elemen bangsa diharapkan dapat bergerak bersama dan gotong royong untuk mewujudkan harapan.

Hari kemerdekaan tahun ini bertujuan untuk merefleksikan bagaimana nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika mempersatukan bangsa dalam menghadapi tantangan yang ada.

Dasar-dasar negara inilah yang menuntun bangsa untuk bersama pulih lebih cepat agar siap menghadapi tantangan global dan bangkit lebih kuat untuk siap membawa Indonesia maju.

Dalam logo HUT Kemerdekaan RI ke-77 mencerminkan rasa optimis dari bangsa yang dinamis, bersinergi, tegas, dan lugas.

Sebuah refleksi dari nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan bangsa Indonesia dalam mewujudkan harapan untuk bersama pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat menuju Indonesia maju.

Terdapat 7 filosofi dalam logo HUT Kemerdekaan RI ke-77 tahun ini yakni sebagai berikut:

1. Percepatan dan Pergerakan
Bentuk angka 77 menyerupai dua panah ke atas yang melambangkan gerak percepatan dalam memperbaiki kondisi Indonesia untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

2. Progres dan Pembangunan
Dua garis mendatar membentuk tangga yang mengarah ke atas melambangkan progress dan pembangunan segala sektor di Indonesia.

3. Demokrasi dan Keterbukaan
Bagian atas logo yang terpotong melambangkan keterbukaan bangsa Indonesia dalam perannya di tingkat global untuk bergerak secara bebas dan aktif bersama dalam pemulihan kondisi dunia.

4. Semangat Juang dan Garuda Pancasila
Garis miring dan sudut runcing pada logo, terinspirasi dari bambu runcing dan kepala Garuda Pancasila, melambangkan semangat pejuang untuk bangkit lebih kuat dan tangguh.

5. Sinergi dan Harapan
Dua garis melengkung melambangkan sinergi pemerintah dan masyarakat dalam bergotong royong dan bergerak berdampingan secara fleksibel dan dinamis menuju satu arah, menuju Indonesia Maju.

6. Penghubung antar Bangsa
Sudut penghubung pada logo melambangkan peran Indonesia pada forum G20 dalam mempersatukan suara negara-negara maju untuk berkontribusi menyelesaikan berbagai isu dan tantangan yang dihadapi dunia.

7. Persatuan Indonesia
Siluet angka satu melambangkan semangat persatuan Bhinneka Tunggal.

Sedangkan makna dari tema “Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat” diharapkan dapat membuat pemerintah dan masyarakat bersinergi mencapai percepatan pemulihan kondisi di semua sektor dan siap bangkit kembali.***

Dukung Gerakan Pemasangan 10 Juta Bendera Merah Putih, Bupati Blora Bagi-bagi Bendera

JOURNALPOS – Dalam rangka mendukung gerakan pemasangan 10 Juta bendera merah putih untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77, Bupati Blora H. Arief Rohman bagi-bagi bendera merah putih kepada masyarakat Blora saat Car Free Day, di Alun-Alun Blora, Minggu (31/7/2022).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora Arief Rohman mengajak masyarakat Blora untuk mengibarkan bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekan Republik Indonesia ke-77.

“Hari ini kita mencanangkan pemasangan bendera merah putih ya, mulai satu Agustus,” ungkap Bupati Arief.

Selain masyarakat, Bupati  Blora juga menghimbau agar seluruh instansi yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora untuk mengibarkan bendera merah putih.

“Seluruh instansi, seluruh sekolah juga kami himbau untuk mengibarkan bendera merah putih,” tegas Bupati.

Diharapkan, dengan mengibarkan bendera merah putih tersebut dapat mengingatkan perjuangan-perjuangan dalam meraih kemerdekaan Bangsa ini sekaligus agar dapat meningkatkan rasa kecintaan pada tanah air Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pencanangan dengan pemasangan bendera merah putih di sekeliling Alun-Alun Blora itu dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Blora, Forkopimda, Ketua PKK, dan berbagai pihak lainnya turut melakukan.

Agus (26),  salah satu pengunjung Car Free Day, menyambut baik ajakan Bupati untuk mengibarkan bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT ke 77 Kemerdekan Republik Indonesia.

“Tentu, saya pasti memasang bendera merah putih bulan Agustus, saya kibarkan di halaman depan rumah saya,” ucapnya.

Acara pencanangan sekaligus penyerahan bendera merah putih dihadiri oleh Kapolres Blora, Ketua PN Blora, perwakilan Forkopimda, Sekda Blora, Ketua TP PKK, Kepala OPD, Forum Anak, Genre, Pramuka, dan berbagai pihak lainnya.***